Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Pilkada Depok Wujudkan Bojongsari Menjadi Margonda Dua

Bojongsari Menuju Margonda Dua
Pilkada Kota Depok tahun 2015 semakin hangat dan penuh warna. Apalagi menjelang detik-detik hari pencoblosan yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2015. Lihat saja, begitu banyak program kerja atau program unggulan yang disampaikan oleh masing-masing kandidat. Baik dalam bentuk spanduk, selebaran maupun dalam acara dialog dengan masyarakat. 

Salah satunya adalah program kerja dari pasangan Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna calon Walikota dan Wakil Walikota Depok periode 2016-2021. Pasangan nomor urut dua ini punya keinginan untuk melakukan pengembangan kawasan bisnis baru di wilayah bojongsari atau sering disebut sebagai kawasan margonda dua.

Memang sejak berpisah dengan Kecamatan Sawangan pada tahun 2008 berdasarkan Perda Kota Depok Nomor 08 Tahun 2007 tentang pembentukan Kecamatan di Kota Depok, Kecamatan Bojongsari mengalami banyak perkembangan yang tak kalah pesat dengan Kecamatan Sawangan. Hampir merata seluruh kelurahan tersentuh oleh roda pembangunan khususnya pembangunan betonisasi dan infrastruktur jalan meski tidak dipungkiri beberapa titik masih belum tersentuh karena menunggu schedule proses pembangunan.

Bisa kita lihat bagaimana pembangunan masif dilakukan pada jalur utama yang membelah kecamatan bojongsari. Jalan raya yang lebar dan halus dari jalan raya cinangka berlanjut ke jalan raya bojongsari hingga pertigaan jalan muchtar dan sebagian jalan raya parung adalah salah satu perubahan dan pembangunan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bojongsari.

Volume kendaraan yang terus meningkat membuat pemerintah daerah Kota Depok terus melakukan pelebaran jalan dengan betonisasi. Hal ini membuat luas jalan makin mendekati lebarnya jalan margonda.

Mengingat penambahan penduduk semakin masif akibat banyaknya pemukiman baru terjadi di wilayah barat Kota Depok khususnya kecamatan bojongsari dan sawangan. Maka wilayah barat Kota Depok perlu peningkatan dalam kegiatan ekonomi untuk menopang roda kehidupan dan menekan potensi permasalahan sosial baru akibat kurang bergeliatnya kegiatan ekonomi.

Menjadikan kisaran pertigaan bojongsari sebagai area bisnis margonda dua adalah salah satu cita cita bang pradi panggilan akrab Pradi Supriatna. Menurut bang pradi, Margonda dua tidak saja sebagai wilayah ekonomi baru untuk bagian barat kota depok namun juga untuk mengurangi volume kemacetan di wilayah margonda saat ini.

Kenapa wilayah tersebut dianggap tepat ? Bisa dikatakan wilayah tersebut adalah titik tengah kecamatan bojongsari yang juga menjadi pusat perlintasan lalu lintas jalur barat. Terlebih, mengingat lebarnya jalan raya parung sampai cinangka bojongsari dan volume lalu lintas yang terus meningkat menjadikan wilayah tersebut cocok untuk dijadikan area bisnis baru.

Memang butuh banyak penyesuaian dengan tata ruang wilayah kota depok namun hal ini perlu diupayakan untuk pemerataan pembangunan dan ekploitasi kesempatan pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat Kota Depok wilayah barat. Dan inilah salah satu cita-cita bang pradi yang ingin direalisasikan. Dari sisi seorang pengusaha jelas wilayah tersebut adalah wilayah potensial yang perlu sentuhan agar masyarakat disana mendapatkan manfaatnya. Memang banyak yang diusahakan dan banyak yang dikerjakan, namun Insya Allah demi kepentingan banyak pihak hal ini adalah salah satu hal yang sangat patut untuk diperjuangkan.

Bang pradi pernah mengatakan ! yuk, bersama abang dan pak kyai mari kita bangun Kota Depok, khususnya wilayah bojongsari agar menjadi kawasan bisnis baru atau margonda dua. Manfaatnya tidak saja dapat menciptakan lapangan kerja serta kesempatan ekonomi namun juga untuk mengurangi volume kemacetan di wilayah margonda saat ini.

Semoga pilkada depok yang penuh warna ini dapat mewujudkan bojongsari menjadi margonda dua dan lebih dari itu banyak juga program-program bagus lainnya yang berguna bagi masyarakat kota depok.