Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Elektabilitas Nursi Arsyirawati Meningkat di Kota Depok

Nursi Arsyirawati Kota Depok
Saat ini suhu politik di Kota Depok semakin ramai terdengar mengingat sebentar lagi Kota Depok akan menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan pemilukada yang diperkirakan dimulai pada april 2015.

Ramainya suhu politik di Kota Depok tak lepas dari hasil perolehan kursi yang didapat masing-masing partai politik pada pemilihan umum 2014. Hasil perolehan kursi di DPRD Kota Depok, hanya ada dua partai politik yakni PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang mendapatkan tiket lolos maju sebagai peserta dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok, delapan partai lainnya harus saling berkoalisi untuk mendapatkan tiket sebagai peserta pemilukada.

Selain melalui jalur partai politik ternyata ada opsi lain yang bisa dilakukan untuk maju sebagai peserta pemilukada yakni melalui jalur independen atau jalur perseorangan. Namun siapa yang menduga bila ternyata jalur perseorangan ini justru mendapat tempat dihati para figur di Kota Depok yang ingin maju sebagai kandidat sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Depok.

Diantara figur yang berminat itu terselip seorang wanita bernama Nursi Arsyirawati. Uci panggilan akrab Nursi Arsyirawati, lahir dan dibesarkan di Kota Depok, menempuh pendidikan terakhir di Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Indonesia dan pernah mengenyam pendidikan di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Nursi yang merupakan anak seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Depok memulai karirnya sebagai Direktur Utama Satria Teknik Global serta mendirikan beberapa badan usaha yang bergerak di bidang property.

Selain sukses sebagai seorang pengusaha di Kota Depok, Nursi juga aktif di kegiatan sosial di masyarakat. Aktifis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) ini juga aktif sebagai bendahara umum di pengurus pusat Alisa Khadijah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2011-2016 dan sebagai pembina pada Yayasan Mahkota Insan Cita (YMIC).

Nursi Arsyirawati sebagai wanita asli Depok yang sukses sebagai seorang pengusaha berniat ingin mengabdikan diri untuk kota kelahirannya itu dengan mencalonkan diri maju sebagai bakal calon Walikota Depok pada pemilukada 2015. Tampilnya Nursi Arsyirawati di panggung politik Kota Depok menjadi sesuatu yang menarik, apalagi selama dua periode pelaksanaan pemilukada secara langsung di Kota Depok, belum pernah sekali pun tampilnya sosok perempuan maju sebagai calon Walikota maupun Wakil Walikota Depok.

Ketika tampilnya Nursi Arsyirawati di panggung politik Kota Depok, Diluar dugaan ternyata mendapat respon publik yang luar biasa. Apalagi setelah Nursi Arsyirawati Menetapkan diri berniat maju sebagai bakal calon Walikota Depok melalui jalur independen. Tekad Nursi yang ingin maju melalui jalur independen mendapat respon yang luar biasa dari publik, banyak komentar positif terpublikasi melalui media sosial serta banyaknya elemen masyarakat memberikan dukungan terhadap pencalonan Nursi sebagai kandidat bakal calon Walikota Depok melalui jalur perseorangan. Kenyataan ini tentunya membuat elektabilitas seorang Nursi meningkat di Kota Depok.

Meningkatnya elektabilitas Nursi Arsyirawati, sejatinya tak lepas dari dukungan masyarakat yang mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik lagi di Kota Depok. Apalagi program yang digulirkan oleh Nursi Arsyirawati ternyata sangat sesuai dengan kondisi Kota Depok yang memang butuh sebuah kebijakan komprehensif yang pro terhadap rakyat.

Lebih dari itu menguatnya elektabiltas Nursi Arsyirawati membuat beberapa figur di Kota Depok sangat berniat ingin tampil menjadi pendampingnya sebagai bakal calon Wakil Walikota Depok. Siapakah kira-kira yang akan mendampingi Nursi Arsyirawati maju sebagai Walikota Depok ? apakah dari unsur birokrat, politisi dan pengusaha, waktulah nanti yang akan menjawabnya.

Berita Lainnya :