Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

PKS Adalah Partai Islam Sontoloyo

Tingkah laku PKS terutama perilaku oknum kader-kader partainya sudah diambang batas ketidakwajaran, lihat saja aktifitas mereka di dunia maya maupun di dunia nyata. Begitu sombongnya mereka menuduh seseorang sebagai kafir, dajjal dan zionis. Seolah-olah hanya mereka saja yang memegang kendali kebenaran atas nama Islam. Padahal PKS itu hanya Partai Politik dan bukan agama. Lebih lengkapnya bisa dilihat di sini : PKS Anak Ideologi Teroris Ikhwanul Muslimin

Tuduhan kafir, dajjal dan zionis selalu ditujukan pada orang-orang yang tidak sepaham, apalagi kalau sudah menyangkut kepentingan mereka yang terusik. Argumentasinya pun terkadang tidak rasional hingga membuat tingkah laku mereka semakin kalap dan membabi buta, misalkan bagaimana paniknya mereka ketika mantan Presidennya Luthfi Hasan Isaaq di jadikan tersangka oleh KPK, mereka tidak rela melihat mantan presidennya itu ditahan oleh KPK akibat melakukan perbuatan kasus suap impor daging di Kementerian Pertanian.

Segala macam bantahan dan fitnah pun dilakukan, mulai dari upaya keterlibatan Yahudi, Konspirasi Amerika dan adanya tudingan bahwa kasus Luthfi Hasan Isaaq tak lepas dari adanya upaya Konspirasi Otoritas yang ingin menghancurkan PKS, bahkan KPK sendiri dituduh sebagai anteknya Amerika

Pembelaan yang berlebihan ini memang terkadang tidak masuk akal. Padahal sudah jelas-jelas pemimpinnya salah, bahkan mantan presidennya sudah di vonis bersalah oleh pengadilan tindak pidana korupsi dengan dijatuhi hukuman 16 tahun penjara. Itu pun masih mereka bantah, entah apa yang ada dibenak mereka sehingga pembelaan yang terlalu berlebihan pada pemimpin partai ini karena mereka masih menganggap bahwa pemimpinnya itu mulia tanpa salah dan harus dipatuhi secara total, malah kalau dipikir-pikir kepatuhan ini layaknya sebuah robot yang hidup dalam kendali hipnotis massal melalui indokrinisasi dengan berbagai metodenya.

Melihat fakta ini tentu kita berpikir bahwa begitu sempitnya cara berpikir mereka, padahal bicara kasus korupsi yang ditangani oleh KPK, disana ada Suryadharma Ali ketua umum PPP, Ada Anas Urbaningrum ketua umum Partai Demokrat, Namun mereka tidak pernah mengatakan KPK sebagai anteknya zionis, yahudi atau adanya konspirasi otoritas. Mereka orang Partai Demokrat dan khususnya orang PPP yang juga berlabel Partai Agama sama seperti PKS, namun mereka semua lebih tunduk dan patuh pada proses penegakan hukum yang sedang dijalani oleh KPK.

Ini baru berkaitan dengan persoalan hukum yang bisa menimpa siapa saja, belum lagi bila bicara tentang kepentingan mereka dalam pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden. Tuduhan kafir, zionis, yahudi selalu mereka kumandangkan pada lawan politiknya. Lihat saja kasus pemilihan Gubernur Jakarta 2012 dan Pemilihan Presiden 2014, kata-kata kafir, zionis dan yahudi selalu mereka tuduhkan pada Jokowi dan para pendukungnya, Karena Jokowi adalah rival mereka dalam Pemilihan Gubernur dan Pemilihan Presiden.

Begitu mudahnya tuduhan itu mereka lakukan, apakah mereka benar-benar Islam, padahal dalam Islam sendiri tidak pernah mengajarkan hal seperti itu, Mengutif tulisan Bung Karno pada tahun 1940 di majalah Panji Islam berjudul Islam Sontoloyo. Dalam tulisan itu sejatinya Bung Karno menggugat perilaku oknum masyarakat Islam mulai dari oknum ulama dan oknum jamaah yang banyak melakukan perbuatan yang keliru bahkan berkonsekuensi dosa menurut ajaran Islam tetapi dihalalkan. Itulah kata Bung Karno yang disebut sebagai Islam Sontoloyo, Sesuatu perbuatan dosa namun dihalalkan, tak ubahnya dengan tukang merentenkan uang yang menghalalkan ribanya.

Judul tulisan Bung Karno itu memang terkesan provokatif, tetapi mohon maaf jangan salah paham. Dalam artikel itu, Bung Karno, yang adalah pengikut Muhammadiyah, sama sekali bukan mau mengkritik Islam, tetapi ia mengkritik sebagian oknum penganut Islam yang menurut beliau mempermainkan aturan-aturan agama untuk kepentingannya sendiri. Yakni, mereka yang memanipulasi aturan keagamaan untuk mencari pembenaran bagi perilaku mereka yang menyimpang.

Perilaku menyimpang inilah yang sekarang terjadi pada PKS dan para oknum kadernya di akar rumput, Alasan apa yang membuat mereka begitu mudah menuduh orang sebagai kafir, zionis dan yahudi bahkan juga melakukan pembunuhan karakter bagi siapapun yang bertentangan dengan kepentingannya. Apakah menuduh orang seperti itu di halalkan menurut mereka, apakah mereka sengaja memanipulasi aturan keagamaan hanya untuk mencari pembenaran bagi perilaku mereka yang menyimpang.

Melihat kenyataan ini wajar saja bila PKS yang mengklaim diri sebagai Partai Islam disebut sebagai Partai Islam Sontoloyo. Penyebutan ini tak lepas dari tingkah laku mereka yang sangat menyedihkan, karena selalu ada celah bagi mereka untuk mencari dalil dan pembenaran dalam melakukan niat busuknya. Jadi, apa yang ditulis oleh Bung Karno sekitar 74 tahun yang lalu itu ternyata masih relevan, jika dikaitkan dengan konteks saat ini terhadap keberadaan PKS dan oknum kadernya. 

Lebih memprihatinkan lagi jika pelakunya adalah orang-orang yang dianggap atau dikenal sebagai tokoh masyarakat, kepala daerah, anggota DPR bahkan orang yang mendapat predikat religius. Nama Islam ikut terbawa-bawa jadi buruk akibat perbuatan mereka. Seperti kelakuan Hilmi Aminuddin ketua Majelis Syuro PKS yang telah melakukan praktek jual beli haram tanah Wakaf, juga kelakuan salah satu petinggi PKS Fahri Hamzah yang mengatakan Jokowi itu sinting, apakah kedua contoh kasus itu dibenarkan dalam Islam ?

Orang-orang semacam ini merasa aman dari azab Allah. Tetapi, Allah yang Maha Melihat dan Maha Mengetahui tidak bisa ditipu. Allah akan membuat perhitungan dengan mereka cepat atau lambat, di dunia dan nantinya di akhirat. Naudzubillah, kita berlindung kepada Allah SWT dari perilaku semacam itu…….Amin

Berita Lainnya :