Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Lelucon Menteri Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

Malaysia Airlines
Pernahkah anda menonton film Aftershock yang bercerita tentang kisah nyata terjadinya Gempa Bumi Tangshan di Tiongkok pada tahun 1976 yang menewaskan kurang lebih 200 ribu orang. Dalam film tersebut ada ucapan dari seorang ibu yang telah kehilangan suami dan putri tercintanya. Kalimat yang diucapkan oleh ibu itu adalah :

Kamu tidak akan pernah merasakan apa arti sebuah kehilangan sesungguhnya, sebelum kamu mengalaminya sendiri.

Bila kita merenungkan arti ucapan itu, sungguh sangat menyentuh hati. Misalkan seandainya peristiwa itu terjadi pada anggota keluarga kita, saudara kita, teman atau sahabat kita, tentunya kita akan bersedih dan mengucapkan hal yang sama sebagaimana ucapan seorang ibu pada cerita film diatas.

Namun ada juga orang yang tidak pernah mengerti bahkan tidak punya perasaan sama sekali terhadap perasaan orang-orang yang mengalami musibah itu. Publik tentu masih ingat bagaimana ketika peristiwa jatuhnya pesawat sukhoi yang menabrak gunung salak di kabupaten bogor. Banyak lelucon dengan anekdotnya yang sama sekali tidak lucu tersebar luas di facebook maupun twitter.

Sungguh sangat keterlaluan sebuah musibah seperti itu masih saja ada orang yang menjadikannya sebagai lelucon atau candaan, bahkan boleh disebut orang tersebut tidak punya perasaan sama sekali karena tidak bisa menjaga perasaan kesedihan yang mendalam terhadap anggota keluarga yang sedang mengalami musibah itu. Bagaimana bila musibah itu terjadi pada salah satu anggota keluarga si pembuat lelucon itu,. Kemudian hal itu dibikin lelucon dan candaan. Masihkah dia bisa tertawa.

Saat ini lelucon dan candaan yang tidak lucu itu kembali terulang, Kali ini terjadi pada sebuah peristiwa hilangnya Pesawat Malaysia Airlines. Entah dengan maksud apa lelucon dengan anekdotnya yang tidak lucu itu kembali terulang di media sosial facebook dan twitter. Konyolnya lelucon tidak sehat itu justru dilakukan oleh Mantan Menteri Besar Negara Bagian Perak, Malaysia, Datuk Seri Nizar Jamaluddin yang membuat berang pengguna Twitter di Negeri Jiran itu. Mantan Menteri itu dianggap tidak sensitif ketika berkicau di twitter soal hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) berkode penerbangan MH370 rute Kuala Lumpur - Beijing.

Dalam salah satu kicauannya, Nizar Jamaludin menyebut bahwa lokasi hilangnya MAS sebagai Segitiga Bermuda baru. Bahkan Segitiga Bermuda baru itu tidak terdeteksi di perairan Vietnam, perangkat dengan peralatan canggih tak bisa digunakan, tulis Nizar merujuk pada area Segitiga Bermuda di Samudera Atlantik yang menjadi lokasi hilangnya banyak kapal dan pesawat secara misterius.

Saat kicauan mantan Menteri itu beredar luas di twitter banyak warga Malaysia yang mengecam tindakannya itu, umumnya kecaman itu dianggap sebagai lelucon yang tidak lucu dan tidak patut diucapkan disaat rakyat Malaysia sedang berduka akibat hilangnya pesawat Malaysia Airlines.

Teriring salam duka dari Indonesia atas terjadinya musibah hilangnya pesawat Malaysia Airlines. Teriring juga rasa simpatik yang mendalam terutama kepada mereka yang tertimpa musibah. Semoga Tuhan memberi tempat yang layak bagi semua korban yang tewas. Kita semua tentu tidak akan pernah melupakan sebuah kisah tragis sebagaimana yang pernah terjadi di Bumi Indonesia. Mari kita ambil hikmahnya agar kita semua mempunyai rasa empati pada sesama manusia.

Berita Lainnya :