Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Vonis Bintang Tujuh Untuk Presiden

Para kader PKS diakar rumput begitu gencar mengkampanyekan beberapa slogan unik dan penuh kreatif pada pemilu 2004, Diantara slogan itu adalah pilihlah puyer bintang tujuh cap 16 atau Obat sakit negara No.16. Slogan ini begitu menarik perhatian masyarakat karena slogan tersebut mengingatkan pada sebuah produk jamu yang popular di masyarakat yakni Obat sakit kepala puyer bintang tujuh cap 16.

Mengapa PKS mempergunakan slogan tersebut, semua tak lepas dari keikutsertaan PKS sebagai salah satu peserta pemilu 2004 dengan mendapat nomor urut 16. Maka dengan nomor urut tersebut, PKS Nomor 16 menjadi jargon obat sakit kepala yang cukup unik. Apalagi dengan embel-embel obat sakit negara maka pilihlah nomor 16.

Saat ini menjelang pemilu 2014, kembali masyarakat dikejutkan dengan munculnya kembali slogan puyer bintang tujuh cap 16. Slogan ini muncul bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2013. Munculnya slogan ini tentu saja sangat mengejutkan berbagai kalangan terutama para kader PKS di akar rumput, kenangan lama pemilu 2004 seakan terulang kembali, Bila tahun 2004 mereka begitu bangga mengucapkan jargon pilih puyer bintang tujuh cap 16 untuk mengobati negara yang sedang sakit kepala. Tapi kini slogan tersebut menjadi senjata makan tuan bagi dirinya sendiri yang berdampak pada rasa puyeng yang luar biasa akibat vonis bintang tujuh untuk mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq.

Sang mantan Presiden PKS itu memang telah di vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Jakarta pada tanggal 9 desember 2013 bertepatan dengan Hari Anti Korupsi se-dunia. Luthfi divonis 16 tahun penjara dan denda sebanyak Rp.1 milyar subsider kurungan 1 tahun. Luthfi Hasan isaaq terbukti menerima suap sebanyak Rp.1.3 milyar dari Direktur utama PT.Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman melalui Ahmad Fathanah.

Uang itu diterima Luthfi ketika masih menjabat anggota Komisi I DPR RI dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera. Luthfi juga dinilai terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang dan terbukti melakukan pencucian uang saat beliau menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 dan setelahnya.

Vonis bintang tujuh untuk mantan presiden PKS ini adalah ilustrasi dari produk jamu puyer bintang tujuh cap 16 yang dulu pernah dipergunakan sebagai jargon kampanye kader PKS diakar rumput. Puyer bintang tujuh memang identik dengan angka 16. Entah kebetulan atau tidak, makna dibalik vonis 16 tahun penjara ini merupakan sindiran halus bagi kader PKS diakar rumput. Bahwa angka 16 memang bisa mengobati sakit kepala juga bisa membuat kepala pusing tujuh keliling.

Berita Lainnya :