Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Laporan Dana Kampanye Caleg di Kota Depok

Satu lagi tugas yang wajib dilakukan oleh partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 untuk menyerahkan laporan dana kampanye dalam pemilu 2014. Laporan dana kampanye ini juga harus menjadi perhatian seluruh calon legislatif (caleg) atau calon wakil rakyat (cawara).

Sanksinya tidak main-main karena Partai Politik yang tidak melaporkan dana kampanye akan didiskualfikasi sebagai peserta pemilu, begitu juga dengan para calon legislatif atau calon wakil rakyat dapat dinyatakan gugur bila tidak melaporkan keseluruhan dana kampanye hingga batas waktu yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Laporan Dana Kampanye ini mengacu pada ketentuan yang diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Dana Kampanye. Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 yang terdiri dari 48 pasal itu secara lengkap berisi tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Propinsi maupun Kabupaten/Kota.

Intisari dari Peraturan KPU tersebut menyatakan bahwa setiap Partai Politik peserta pemilu 2014 dan calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota wajib melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. Bagi calon anggota DPR, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota diwajibkan menyerahkan semua laporan dana kampanye yang bersangkutan kepada partai politik. Selanjutnya Partai Politik menyerahkan seluruh laporan dana kampanye tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum sesuai tingkatannya.

Saat ini seluruh Partai Politik dan calon legislatif sedang sibuk membuat Laporan Dana Kampanye. Khusus kondisi di Kota Depok, berdasarkan informasi yang didapat, pada tanggal 27 Desember 2013, semua Partai Politik di Kota Depok sudah menyerahkan seluruh Laporan Dana Kampanye, Penyerahan Laporan Dana Kampanye ini sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Berikut ini contoh Laporan Dana Kampanye :
Laporan Pencatatan Penerimaan dan Pengeluaran Calon Legislatif
Periode tanggal 5 agustus 2013 s/d tanggal 20 desember 2013
Laporan Dana Kampanye
Lampiran Laporan Pencatatan Penerimaan dan Pengeluaran Caleg
Periode tanggal 5 agustus 2013 s/d tanggal 20 desember 2013
Lampiran Laporan Dana Kampanye
Dari semua laporan dana kampanye tersebut, ternyata ada sesuatu yang menarik karena terdengar kabar ada seorang caleg yang diduga mempunyai dana kampanye paling sedikit diantara semua caleg yang ada hingga masuk dalam kategori caleg paling miskin. Ironisnya caleg tersebut adalah Ketua ICMI dan caleg paling modis di Kota Depok. Kabar tentang caleg paling miskin itu didapat berdasarkan percakapan dibawah ini :

Johanes : Gus, Laporan Dana Kampanye luh paling sedikit ya diantara semua caleg.
Agus : kok kamu tahu jon ???
Johanes : tahu lah, soalnya luh kan Ketua ICMI Kota Depok plus sebagai Caleg Modis 
Agus : apa tuh ICMI ???
Johanes : ICMI = Ikatan Caleg Miskin Indonesia he he he he
Agus : Terus kalau Caleg Modis artinya apa ???
Johanes : Caleg Modis artinya Calon Legislatif Modal Dikit Indah Senyumnya
Agus : Sialan luh jon, buka kartu aja he he he (ikut-ikutan ketawa)

Berita Lainnya :