Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Usia Balita Sudah Jadi Tim Kampanye

Usia balita atau anak usia dibawah lima tahun memang sangat menyenangkan, karena ciri khas anak balita itu lucu dan tingkah lakunya selalu bikin gemes setiap orang. Usia balita adalah masa pertumbuhan bagi seorang anak, waktunya lebih banyak dipergunakan untuk bermain dan terus bermain. Tapi pernahkah anda mendengar seorang anak balita yang waktunya dipergunakan bukan untuk bermain tapi justru dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu dengan menjadikan anak balita sebagai salah satu tim kampanye. Loh kok bisa, anak balita dijadikan tim kampanye ? apakah tidak mendapat teguran dari komisi pemilihan umum atau badan pengawas pemilihan umum.

Kisah nyata anak balita sudah jadi tim kampanye, saat ini sedang jadi perbincangan hangat di masyarakat. Walaupun usianya masih balita atau dibawah lima tahun tapi pada usia balita ini sepak terjangnya sudah membuat setiap orang penasaran. Bayangkan, anak balita ini sudah mampu menjadi tim kampanye yang handal karena sudah mampu menghadirkan jutaan orang untuk melihat cara berkampanye anak balita tersebut.

Cara kampanyenya pun sangat sederhana dan tidak macam-macam, karena kesederhanaannya itulah maka membuat tamu yang hadir selalu betah berlama-lama untuk melihat dan berinteraksi secara langsung dengan anak balita tersebut terutama bagaimana cara anak balita itu melakukan kampanyenya.

Modal kampanyenya pun sangat murah dan tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang sangat besar hingga mencapai jutaan rupiah. Modal utamanya hanya ketekunan, kesabaran, rajin dan tidak mudah putus asa. Dampak selanjutnya sungguh luarbiasa, akibat ketekunan, kesabaran, rajin dan tidak mudah putus asa maka secara otomatis membuat rumah anak balita ini menjadi buah bibir dimana-mana. Karena hampir setiap hari ribuan orang selalu berkunjung kerumahnya.

Siapakah anak balita tersebut ? Anak balita itu adalah sebuah blog gratisan yang bernama Taman Aspirasi Tumaritis. Saat ini usianya tepat memasuki tahun ke-4 hingga masuk kategori sebagai anak balita karena masih dibawah usia lima tahun. Pada usianya yang ke-4, anak balita yang bernama Taman Aspirasi Tumaritis itu telah mendapat perhatian dari tante alexa pemilik www.alexa.com yang berdomisili di Amerika Serikat. Tante alexa panggilan akrab alexa rank telah memberi nilai ranking alexa pada Taman Aspirasi Tumaritis masuk dalam urutan Ke 331.639 tingkat dunia dan urutan Ke 4.163 tingkat Indonesia.

Ranking alexa ini memang sempat tembus pada kisaran urutan ke 150.000 tingkat dunia dan ke 2.561 tingkat Indonesia. Itu terjadi dua bulan yang lalu, Mungkin merosotnya ranking alexa ini akibat adanya perbaikan atau renovasi rumah Taman Aspirasi Tumaritis hingga berpengaruh terhadap penilaian dari tante alexa.

Selain mendapat tempat dihati tante alexa, anak balita ini juga mendapat perhatian khusus dari mbak google. Setelah melakukan perbaikan rumah Taman Aspirasi Tumaritis, Mbak google akhirnya memberikan cinderamata secara khusus dengan menampilkan foto profil anak balita ini di pencarian google. Dampak cinderamata dari mbak google ini ternyata luarbiasa, lonjakan pengunjung atau tamu anak balita ini dari hari ke hari semakin bertambah. Setiap hari kurang lebih 9.000 pengunjung, secara rutin bertamu ke blog Taman Aspirasi Tumaritis. Saat ini jumlah tamu yang berkunjung hampir mendekati angka empat juta pengunjung.

Akhir kata anak balita ini mengucapkan beribu-ribu terima kasih buat teman-teman blogger yang telah mampir dan tidak bosan-bosan berkunjung ke rumah Taman Aspirasi Tumaritis untuk melihat anak balita ini berkampanye dengan bermacam-macam tulisannya. Ada kampanye tentang politik, hukum, ekonomi, pendidikan, humor, cerita tentang remaja, cerita sedih, kisah nyata dan lain sebagainya.

Berikut ini ucapan polos dari anak balita tersebut : “Suatu hal yang membahagiakan bagi saya, Jika mampu memberikan sumbangsihnya bagi masyarakat dan tentunya saya berharap anda dapat menemukan informasi yang berguna dan anda butuhkan. Terima kasih telah mengunjungi "TAMAN ASPIRASI TUMARITIS”

Berita Lainnya :