Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Nafsu Birahi Kader PKS Didalam Penjara

Kalau ditanyakan sama kaum perempuan Indonesia, baik tua maupun muda, mereka semua pasti kenal dengan Ahmad Fathanah. Sosok seorang laki-laki yang sempat membuat heboh publik tanah air karena terlibat dalam skandal suap impor renyah daging berjanggut di Kementerian Pertanian. Ahmad Fathanah tertangkap ketika sedang berduaan dengan seorang wanita cantik bernama Maharani di sebuah kamar hotel mewah di kawasan Jakarta. Maharani memang tidak sendirian, setelah KPK melakukan pengembangan penyidikan, ternyata dibalik pusaran hitam daging berjanggut terdapat puluhan wanita cantik yang telah menerima aliran dana dari Ahmad Fathanah, ada artis film panas, fotomodel, penyanyi dangdut dan lain sebagainya. Info lengkapnya bisa dilihat disini : Ahmad Fathanah dan Rani Bugil di Kamar Hotel

Keberadaan wanita-wanita cantik inilah yang membuat kaum perempuan menjadi geram. Umpatan caci maki terlontar dari para ibu-ibu, gadis remaja dan wanita lajang. Umumnya mereka mengatakan, sudah korupsi dan membuat kebutuhan hidup rakyat jadi susah, hasilnya pun dipakai untuk berzinah dan berfoya-foya dengan puluhan wanita lainnya. Ironisnya pelakunya justru berasal dari sebuah Partai yang selama ini mengusung jargon bersih dan peduli, Apalagi dalam kasus suap itu, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Namun bukan hanya sebagai tersangka kasus suap, kedua orang sahabat kental itu juga ditetapkan dengan pasal pencucian uang oleh KPK.

Antara Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Isaaq memang sebelas dua belas dalam segala urusan, baik urusan kasus suap, pencucian uang maupun keberadaan wanita-wanita cantik yang melingkarinya. Lihat saja keberadaan seorang wanita yang masih berstatus pelajar SMK tapi sudah dinikahi secara siri oleh Luthfi Hasan Isaaq, begitu juga adanya kata sandi pustun-pustun dan jawa syarkiyah yang terungkap melalui komunikasi lewat handphone yang dilakukan oleh mereka berdua, info lengkapnya bisa dilihat disini : Transaksi Pustun-Pustun Ahmad Fathanah

Siapakah gerangan Ahmad Fathanah ? Pada awal kasus ini bergulir banyak informasi yang disampaikan oleh Elit dan Kader PKS yang mengatakan tidak kenal dengan Ahmad Fathanah, malah banyak ungkapan yang mengatakan bahwa Ahmad Fathanah adalah orang susupan yang bertujuan ingin menghancurkan PKS. Tetapi tuduhan-tuduhan itu ternyata sampai hari ini tidak bisa dibuktikan apalagi faktanya banyak bukti-bukti baru yang terungkap bahwa Ahmad Fathanah ini banyak menjalin komunikasi dengan para elit PKS, terutama komunikasi yang berurusan dengan kebutuhan materi dan broker pemilukada.

Bagaimana mungkin Ahmad Fathanah bisa berkomunikasi dengan petinggi PKS dan melakukan komunikasi yang berurusan dengan materi, pemilu dan pemilukada, padahal selama ini kita tahu, begitu sulitnya orang luar bisa masuk dalam lingkaran elit-elit PKS. Melihat fakta ini setidaknya dapat membuktikan bahwa Ahmad Fathanah memang bagian dari mereka atau bisa disebut juga sebagai kader PKS namun dengan kategori yang berbeda. Karena secara administrasi kepartaian hal seperti ini memang bisa diatur kemudian, karena itu dengan mudahnya mereka membantah dan mengatakan bahwa tidak ada administrasi keanggotaan bagi Ahmad Fathanah di PKS. Info lengkapnya bisa dilihat disini : Kisah Bisnis mantan Presiden PKS Dengan Olong Ahmad

Tugas Ahmad Fathanah memang seperti  seorang spionase yang ditugaskan secara khusus oleh lembaganya. Seperti biasa dalam setiap kegiatan spionase dan sudah menjadi doktrin, apabila pelaku kegiatan spionase itu tertangkap maka lembaganya tidak akan mau mengakui bahwa pelaku spionase itu adalah bagian dari mereka, bahasa kasarnya ingin cuci tangan seakan tidak tahu sama sekali padahal sebenarnya pelaku spionase itu memang ditugaskan oleh lembaga itu. Kondisi inilah yang sekarang terjadi terhadap Ahmad Fathanah, ibarat pepatah habis manis sepah dibuang.

Kini Ahmad Fathanah memang sedang menikmati kesendirian didalam sel penjara KPK, Dalam kesendiriannya itu, tiba-tiba muncul berita heboh yakni adanya keinginan Sefti Sanustika istrinya Ahmad Fathanah yang melayangkan surat permohonan pada KPK agar bisa diberikan bilik asmara didalam penjara bagi kebutuhan biologis suaminya.

Apakah ini murni keinginan Sefti Sanustika yang merasa kesepian karena suaminya meringkuk kedinginan didalam penjara atau sebenarnya ini keinginan Ahmad Fathanah sendiri yang memang ingin menikmati nafsu birahinya didalam penjara. Apalagi sebelum masuk penjara, Ahmad Fathanah tergolong sebagai laki-laki pejantan tangguh karena kehidupannya memang banyak dilingkari wanita-wanita cantik yang selalu menemaninya kemanapun dia pergi, namun kini Ahmad Fathanah harus hidup seorang diri tanpa adanya aktifitas seksual.

Luar biasa memang keinginan Sefti Sanustika untuk meminta diberikan bilik asmara, apalagi memintanya disaat menjelang puasa ramadhan. Spontan berita menggelikan itu membuat publik langsung memprotes keras, banyak diantaranya yang mencemooh keinginan konyol itu, bukannya memanfaatkan ibadah ramadhan untuk bertobat dan memohon ampun pada ALLAH SWT atas segala dosa yang telah diperbuat oleh suaminya tetapi malah meminta bilik asmara untuk memenuhi nafsu biologis suaminya itu.

Ada juga yang mencibir dan mengatakan, memangnya mereka siapa hingga punya keinginan untuk mendapatkan hak istimewa seperti itu, apakah mereka berdua tidak sadar bahwa itulah resiko yang harus ditanggung seorang Ahmad Fathanah yang harus meringkuk di dalam penjara, akibat perbuatannya yang merugikan keuangan negara dan menyengsarakan rakyat Indonesia. lihat saja mahalnya harga daging di pasaran, semua itu terjadi akibat dari permainan kotor impor daging yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Isaaq, itu pun belum termasuk permainan kotor yang lainnya.

Apakah mereka tidak sadar bahwa diluar sana, banyak orang-orang yang mengabdi untuk Bangsa dan Negara, Namun mereka harus berpisah dengan istri dan anak-anaknya, Mereka adalah para tentara dan abdi negara yang ditugaskan di daerah rawan konflik ataupun daerah terpencil, tetapi mereka tidak pernah merengek-rengek meminta fasilitas semacam bilik asmara, Begitu juga para TKI dan TKW yang harus berpisah dengan istri, suami dan anak-anak tercinta demi mencari rezeki di negeri orang, apakah mereka juga merengek-rengek meminta bilik asmara padahal mereka bekerja diluar negeri dan sangat besar sumbangannya bagi pemasukan devisa untuk negara.

Untungnya keinginan meminta bilik asmara yang terkesan konyol, egois dan tidak punya rasa malu itu akhirnya ditolak oleh KPK. Kita tentu bisa membayangkan, bagaimana bila keinginan itu diterima oleh KPK. Tentunya bukan hanya untuk Sefti Sanustika dan Ahmad Fathanah yang akan menikmati kasur empuk bilik asmara. Sohib kentalnya Luthfi Hasan Isaaq juga akan meminta hak yang sama, begitu juga terhadap para tersangka yang lainnya.

Khusus untuk Luthfi Hasan Isaaq, Mungkin KPK akan kerepotan membagi jadwal asmara, mengingat Luthfi Hasan Isaaq mempunyai tiga orang istri. Apakah harus tiap hari, seorang Luthfi diberi jatah asmara untuk memuaskan istri-istrinya. Wah enak banget ya kalau begitu, diluar dapat daging impor, didalam pun dapat daging segar.

Berita Lainnya :
Cinta, Kerja dan Harmoni Dapat Membesarkan Alat Vital
Membedah Tuntas Proyek Benih Kopi Anis Matta
17 Milyar Jatah Preman Ketua Majelis Syuro PKS
Heboh Beredarnya Foto-Foto Porno Kasus Sapi
Mantan Presiden PKS Akhirnya Bernyanyi
Darin Mumtazah Hamil Dalam Kesendirian
PKS Adalah Partai Islam Sontoloyo
Kata Sandi Cuti Luthfi Hasan Isaaq
Cerita Selingkuh Pendulum PKS