Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Pengalaman Seru dan Menarik di Taman Rekreasi

Warga Jakarta pasti kenal dengan tempat rekreasi keluarga di Taman Impian Jaya Ancol dan tempat wisata ini ternyata bukan hanya dikunjungi oleh warga Jakarta saja bahkan dari luar daerah pun banyak yang berdarmawisata di Taman Impian Jaya Ancol. Lihat saja setiap hari selalu banyak bis-bis wisata dari berbagai daerah terlihat terparkir di areal parkir di kawasan wisata ancol, fakta ini membuktikan bahwa Taman Wisata Jaya Ancol memang menjadi tempat hiburan yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Bicara tempat rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, ada satu pengalaman yang sangat menarik dan tidak akan terlupakan dalam hidupku. Ada satu komentar yang saya sampaikan ketika seorang teman bercerita bagaimana indahnya liburan ke ancol bersama keluarganya, temanku bercerita bagaimana indahnya kehidupan laut di seaworld, aksi menegangkan di salah satu wahana di Dufan, namun ketika temanku itu sedang asyik bercerita, tiba-tiba aku nyelutuk, wah asyik banget tuh pergi ke ancol, tapi percaya gak loe, kalau gue pergi ke ancol sudah ratusan kali bahkan bisa mencapai lima ratus kali lebih ? 

Wah bo'ong loe, mana mungkin loe pergi ke ancol sampai ratusan kali, memangnya loe gak punya kerjaan, lagipula apa loe gak bosan pergi ke ancol sampai ratusan kali, kata temanku menjawab celutukanku tadi ? Wah pada gak percaya yah, tahu gak kenapa gue pergi ke ancol sampai ratusan kali, karena waktu kecil, sekolah gue gak jauh dari ancol, malah kalau jam olahraga, kami selalu berolahraga dilapangan Bintang Mas, salah satu kawasan di ancol yang lokasinya persis di seberang tempat parkirnya kapal-kapal yang mau pergi ke pulau seribu. Nah karena sekolahku gak jauh dari kawasan ancol, praktis hampir setiap hari, gue dan teman-teman selalu pergi ke ancol, luh bayangin deh kalau setiap hari terus dikali 6 tahun masa sekolah dasar, udah berapa kali tuh, gue pergi ke ancol, jawabku sambil tertawa he he he 

Itulah sedikit cerita tentang candaanku bersama teman-teman ketika sedang asyik bercerita tentang tempat rekreasi Taman Impian Jaya Ancol. Bicara Ancol memang menyimpan sejuta kenangan, disanalah pertama kali aku bisa berenang, disanalah pertama kali aku dan teman-teman sering menggoda orang yang sedang pacaran. Awal aku bisa berenang memang berawal dari keterpaksaan karena mau tidak mau hal itu harus aku lakukan, sebab kami semua masuk ke ancol tidak melalui jalur resmi alias membayar tiket masuk, kami masuk melalui jalur tidak resmi alias menyebrang melalui muara yang sekarang menjadi tempat parkirnya kapal-kapal yang sedang bersandar menunggu para penumpang yang ingin pergi pulau seribu. 

Rasa takut, was-was bercampur menjadi satu, namun dengan tekad yang kuat ingin bisa berenang dan malu diledekin oleh teman-teman sebaya, akhirnya dengan susah payah dan sedikit pengorbanan, aku bisa juga berenang, walaupun sempat tenggelam dan hampir mati karena gak bisa berenang, namun dengan tekad yang kuat, akhirnya aku bisa juga berenang menuju keseberang, Wah pengalaman yang benar-benar mengasyikan dan menegangkan. Biasanya setelah kami masuk di kawasan ancol yang bayar, kami masih harus melakukan tantangan baru, yakni masuk ke gelanggang renang jaya ancol yang lokasinya diputari oleh parit selebar lima meter, nah melalui parit ini, kami berusaha menerobos agar bisa masuk ke gelanggang renang jaya ancol, karena disana banyak tempat mengasyikan untuk berenang sambil bermain, ada kolam arus dan ada kolam ombak.

Itulah sedikit pengalaman bersama teman-teman kecilku yang hampir setiap hari selalu pergi ke Ancol, kalau bosan berenang dan kebetulan punya uang hasil dari uang jajan yang dikumpulin perhari, kami selalui main gokard atau semacam mobil balap kecil dan setelah bosan bermain, kami selalu iseng menggoda orang-orang yang sedang asyik pacaran dipinggir pantai. Ah masa kecil yang benar-benar indah dan mengasyikan.

Kini setelah berkeluarga dan mempunyai tiga orang putra dan putri, aku tetap sering mengajak keluargaku pergi ke ancol, walaupun tidak setiap hari tetapi minimal setahun sekali, kami sekeluarga selalu berlibur pergi ke ancol, sekalian bernostalgia mengenang masa-masa indah di waktu kecil. Sering aku cerita pada anak-anakku, disini, dulu ayah bisa berenang dan disini, dulu ayah pernah tertangkap lalu di suruh kerja bakti ketika ingin masuk kegelanggang renang, habis kerja bakti langsung disuruh makan lalu dikasih bonus disuruh berenang sepuasnya. Disini, dulu ayah pernah dikejar-kejar oleh orang dewasa gara-gara menggoda orang yang sedang asyik pacaran. Anak dan isteri yang mendengar cerita ayahnya cuma bisa tersenyum sambil berkata, pantesan ayah gak pernah bosan pergi ke ancol, ternyata banyak kenangan indah di ancol, kata anakku yang paling sulung.

Bagiku ancol memang indah serta masih tetap seru dan menarik untuk dikunjungi, apalagi ancol zaman sekarang sudah tentu sangat beda dengan ancol zaman dulu, sekarang banyak wahana-wahana baru yang sangat mengasyikan, biarlah wahana-wahana baru itu khusus buat anak-anakku bermain, aku malah asyik duduk-duduk menikmati kuliner di tepi pantai ancol, sambil sesekali tersenyum mengenang masa-masa indah di waktu kecil dan yang paling oke, ternyata liburan seru di ancol memang sangat mengasyikan dan tidak membosankan serta bisa menjadi pengalaman seru dan menarik walaupun sudah ratusan kali pergi ke ancol.

Tulisan ini dipersembahkan dalam rangka mengikuti perlombaan Ancol Writing Competition yang diselenggarakan atas kerjasama antara Kompasiana dengan Pengelolal Ancol, buat teman-teman blogger yang ingin berpartisipasi dalam perlombaan itu, lumayan loh banyak hadiah yang menarik.

Jangan lupa ya, komentarnya ditunggu, trims ya atas kunjungannya.

Berita Lainnya :