Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Liburan Natal Presiden PKS di Kuala Lumpur

Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq pergi berlibur ke Kuala Lumpur Malaysia, Tepat pada Hari Natal tanggal 25 Desember 2012. Liburan Hari Natal ini dimanfaatkan juga oleh Luthfi Hasan Isaaq untuk berbulan madu bersama istri mudanya Darin Mumtazah yang masih berstatus sebagai seorang pelajar.

Terungkapnya bulan madu Darin Mumtazah dan Luthfi Hasan Isaaq diketahui dari informasi yang terkonfirmasi dari data perlintasan penumpang di Bandara International Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Luthfi dan Darin berangkat ke Malaysia tepat pada hari natal tanggal 25 Desember sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH723.

Keduanya berbulan madu di Malaysia selama tiga hari dan baru kembali ke Indonesia pada tanggal 27 Desember 2012. Luthfi Hasan Isaaq dan Darin Mumtazah diketahui kembali ke Indonesia dengan menggunakan pesawat yang sama yakni Malaysia Airlines, dengan nomor penerbangan MH723. Pesawat itu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 19.00 WIB.

Mengapa Luthfi Hasan Isaaq yang kini sudah menjadi mantan presiden PKS itu berbulan madu pada liburan Hari Natal, menurut tetangga sebelah saya Pakde Kartono yang mempunyai banyak mata-mata diseluruh dunia, Menurut mata-mata Pakde Kartono, Alasan utama Luthfi Hasan Isaaq memilih bulan madunya bertepatan dengan Hari Raya Umat Kristiani, sebab jika bulan madunya dilaksanakan pada Hari Raya Idul Fitri, Luthfi Hasan Isaaq tentu tidak akan di perbolehkan oleh keluarga besarnya, karena sudah pasti setiap Hari Raya Idul Fitri, keluarga besar Luthfi Hasan Isaaq pada berkumpul dirumah, Ada istri pertama, anak, cucu, orang tua, mertua, ponakan, paman, bibi, kakak, adik, sepupu dan lain sebagainya.

Pakde Kartono yang mempunyai ribuan mata-mata dan tersebar di seluruh dunia itu memang luar biasa, hasil laporan dari salah satu mata-matanya Pakde Kartono yang bernama Gatot Swandito juga mengatakan, bahwa Luthfi dan Darin berbulan madu ke Malaysia selama tiga hari dua malam dan selama berbulan madu di Kuala Lumpur, Mungkin karena bosan dan jenuh melihat gunung kembar milik Darin di kamar Hotel, maka Luthfi akhirnya jalan-jalan melihat menara kembar petronas, Selanjutnya Luthfi Hasan Isaaq makan durian Malaysia yang terkenal paling nikmat sedunia setelah lelah membelah duriannya Darin di kamar hotel.

Berita Luthfi Hasan Isaaq yang menikmati bulan madu sekaligus liburan pada Hari Natal bersama istri mudanya, Berita ini tentunya sangat mengejutkan publik tanah air, karena selama ini, pernikahan siri Luthfi dan Darin diduga hanya sekedar isu saja, apalagi Darin Mumtazah saat ini telah menghilang entah kemana perginya, padahal yang bersangkutan telah dijadikan saksi oleh KPK dengan tersangka Luthfi Hasan Isaaq, Penetapan status sebagai saksi ini karena Darin Mumtazah diduga mengetahui banyak hal tentang aliran dana pencucian uang milik Luthfi Hasan Isaaq.

Sikap Darin yang tidak kooperatif terhadap KPK dan cenderung melawan hukum, tentunya sikap ini patut dicurigai, Mengapa Darin menghilang dan tidak mau memenuhi panggilan KPK, padahal yang bersangkutan sudah dipanggil selama tiga kali, Karena tidak ada kejelasan dimana Darin Mumtazah berada, Akhirnya KPK melakukan cegah tangkal terhadap Darin Mumtazah untuk pergi keluar negeri.

Kembali dalam topik bahasan mengenai bulan madu dan liburan di Hari Natal yang dilakukan oleh Luthfi Hasan Isaaq dan Darim Mumtazah. Saat menikmati bulan madu sekaligus liburan pada Hari Natal di Kuala Lumpur, Status Luthfi Hasan Isaaq waktu itu memang masih menjabat sebagai Presiden PKS, Laporan dari mata-mata Pakde Kartono yang ditempatkan secara khusus di Bandara Soekarno Hatta. Mata-mata ini menyampaikan bahwa Luthfi dan Darin ketika berlibur dan menikmati bulan madu, berangkat dan pulangnya selalu mempergunakan tiket pesawat Malaysia Airlines.

Fakta ini membuktikan, berdasarkan laporan mata-mata Pakde Kartono, bahwa sikap Nasionalisme Luthfi Hasan Isaaq memang masuk kategori jeblok, terbukti maskapai penerbangan saja harus pilih Malaysia Airlines, padahal perusahaan penerbangan kebanggaan Indonesia Garuda Indonesia Airlines membuka jalur penerbangan ke Malaysia.

Begitu juga bulan madunya, kenapa harus ke Malaysia, padahal di Indonesia banyak tempat-tempat yang menarik seperti Bali, Bunaken, Lombok, Raja Ampat, Tana Toraja, Danau Toba, Batam dan Yogjakarta. Selanjutnya sikap Nasionalisme yang jeblok ini juga diperlihatkan ke publik ketika Luthfi Hasan Isaaq terlibat dalam pusaran hitam daging sapi impor, padahal daging sapi lokal juga masih banyak yang bisa dikorupsi kenapa mesti daging impor.

Begitu juga dalam hal urusan mencari perempuan, mengapa Luthfi lebih menyukai perempuan pustun-pustun asal Pakistan, Afganistan dan Iran, padahal perempuan-perempuan pribumi masih banyak. Dan lebih parah lagi, Luthfi Hasan Isaaq sebagai Presiden PKS telah membiarkan adanya agenda terselubung PKS yang dikhawatirkan akan membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hal ini tercermin dari testimoni Arbania salah satu kader PKS yang telah keluar dari PKS karena melihat adanya sesuatu yang ganjil dalam sistem yang dibangun oleh PKS, lebih lengkapnya testimoni Arbania yang mendirikan bulu roma ini bisa dilihat disini : Kerja Politik PKS Membahayakan NKRI

Dalam testimoninya, Arbania mengatakan bahwa selama ia menjadi kader PKS, ia banyak diajarkan tentang kebencian terhadap agama atau aliran lain seperti bagaimana kejamnya kaum nashoro (nasrani) yang membantai saudara kami di Poso, yahudi yang membantai saudara kami di Palestina, JIL yang memusuhi kami, NII yang sesat, teman-teman Salafi yang mengganggu kami, dan seterusnya.

Doa-doa yang dilakukan pun adalah doa-doa untuk mujahid-mujahid di Palestina dan Afganistan, tidak pernah mereka berdoa untuk pahlawan perjuangan di Indonesia yang telah menghadiahkan kemerdekaan terhadap kita, Sungguh miris sekali, seandanya agenda terselubung ini menjadi kenyataan, sehingga ada kekhawatiran diduga kerja politik PKS ini membahayakan NKRI.

Berita Lainnya :
Kata Sandi Cuti Luthfi Hasan Isaaq
PKS Menolak Azas Tunggal Pancasila
Mantan Presiden PKS Diduga Terlibat PKI
Darin Mumtazah Hamil Dalam Kesendirian
Antara Zionis, Presiden PKS dan Miss Amerika
Terungkap Semboyan Isardas Luthfi Hasan Isaaq
Presiden PKS dan Darin Mumtazah Bulan Madu di Malaysia