Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Kisah Nyata Tukang Service Sofa Jadi Presiden

Kehidupan itu seperti roda berputar, kadang dibawah kadang diatas, begitu pula sebaliknya, Mungkin kita sering mendengar kisah tentang seorang anak manusia yang tadinya hidup serba kekurangan namun berkat kerja keras untuk meraih masa depan yang lebih baik akhirnya meraih kesuksesan, begitu juga kita sering mendengar kisah seorang anak manusia yang sukses dalam hidupnya namun tiba-tiba kesuksesan itu harus berakhir dengan penderitaan.

Begitulah roda kehidupan yang terjadi pada setiap insan dimuka bumi ini, berikut ini adalah kisah nyata seorang anak manusia yang berawal dari seorang tukang service sofa menjadi presiden, namun sangat disayangkan kesuksesannya itu harus berakhir dengan penderitaan. Kisah Nyata tukang service sofa menjadi Presiden adalah kisah nyata yang benar-benar terjadi bumi Indonesia Raya.

Kisah nyata ini berawal dari keberadaan dua sofa berwarna coklat kehitaman yang menjadi saksi sejarah jatuh bangunnya mantan presiden yang harus berakhir dengan penderitaan. Dulu sofa itu hamper hancur karena dimakan usia, Namun dengan tangan cekatan dari seorang mantan tukang service sofa, akhirnya dua sofa itu berhasil dikerjakannya dan tampak seperti baru kembali.

Siapakah mantan tukang service sofa itu, seorang tukang service sofa yang berhasil menjadi seorang presiden ? Mantan Tukang service sofa itu adalah Luthfi Hasan Isaaq yang menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Waktu itu sekitar awal tahun 90-an sebelum Luthfi Hasan Isaaq menjadi Presiden PKS, Luthfi memang membuka usaha servis jok sofa untuk menghidupi keluarganya.

Bukti keberadaa dua sofa yang berada diruang tamu rumah yusuf supendi seakan menjadi saksi bahwa dua sofa yang dulu rusak itu telah diperbaiki oleh Luthfi dan menjadi terlihat seperti baru kembali. Zaman susah seorang Luthfi sepertinya terekam kembali ketika yusuf supendi menceritakan secara jelas tentang latar belakang kehidupan seorang Luthfi sebelum menjadi presiden PKS, apalagi Yusuf Supendi pernah dianggap sebagai guru oleh Luthfi Hasan Isaaq.

Lebih jauh Yusuf menceritakan bahwa pada masa itu, seorang Luthfi memang harus melakukan upaya apa pun untuk menghidupi anak dan istrinya. Kuliahnya di Arab Saudi gagal. Ia pergi ke Universitas Imam Muhammad bin Saud Arab Saudi kisaran tahun 1984. Dua tahun kemudian, ia di drop out (DO) dan terpaksa pulang ke tanah air. Tanpa ijazah ia pun hidup luntang-lantung tanpa pekerjaan. Namun bukan Luthfi namanya kalau tidak putar otak. Ia pun mencoba usaha servis jok sofa. Nah, Yusuf Supendi adalah salah satu pelanggan Luthfi Hasan Isaaq.

Yusuf Supendi yang juga menjadi pendiri Partai Keadilan (PK) yang kemudian menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dikenal Luthfi karena sama-sama alumni Timur Tengah. Mereka, Luthfi dan Yusuf tergabung dalam jaringan Ikhwanul Muslimin (IM) bersama Hilmi Aminuddin yang kini menjadi Ketua Majelis Syuro PKS.

Seperti roda berputar, Kehidupan Luthfi Hasan Isaaq mengalami perubahan, dari seorang mantan tukang service sofa akhirnya dipercaya menjadi presiden PKS, Namun siapa yang akan menduga bahwa Presiden PKS itu harus bernasib tragis, Semua berawal dari terungkap kasus suap impor renyah daging berjanggut di Kementerian Pertanian. Dalam pusaran hitam daging berjanggut itu, status Luthfi Hasan Isaaq telah menjadi seorang pesakitan, Luthfi bersama teman kentalnya Ahmad Fathanah dan tiga direksi PT Indoguna Utama telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, bahkan Luthfi Hasan Isaaq dan Ahmad Fathanah dijerat juga dengan pasal pencucian uang oleh KPK.

Kasus suap impor renyah daging berjanggut ini memang sangat mengejutkan publik tanah air, apalagi dalam pusaran hitam daging berjanggut itu banyak dilingkari wanita-wanita cantik, beberapa wanita cantik tersebut telah diperiksa oleh KPK sebagai saksi bahkan harta benda milik wanita cantik tersebut telah disita oleh KPK, Karena harta benda pemberian itu berasal dari aliran dana haram yang diduga bagian dari pencucian uang.

Kisah nyata kehidupan Luthfi Hasan Isaaq memang begitu tragis, karirnya yang begitu cepat dari seorang mantan tukang service sofa hingga menjadi Presiden PKS, Namun puncak karirnya itu harus berakhir didalam penjara.

Semoga kisah nyata ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua, bahwa segala kehidupan didunia ini, baik suka maupun duka, sukses dan tidak sukses tetap harus kita syukuri, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ibrahim :

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim : 7)

Berita Lainnya :
* Kata Sandi Cuti Luthfi Hasan Isaaq
* PKS Menolak Azas Tunggal Pancasila
* Akal Bulus PKS Menolak Kenaikan BBM
* Mantan Presiden PKS Diduga Terlibat PKI
* Mantan Presiden PKS Akhirnya Bernyanyi
* Darin Mumtazah Hamil Dalam Kesendirian
* Liburan Natal Presiden PKS di Kuala Lumpur
* Antara Zionis, Presiden PKS dan Miss Amerika
* Terungkap Semboyan Isardas Luthfi Hasan Isaaq