Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Darin Mumtazah Akan Hadir Pada Sidang Perdana Luthfi Hasan Isaaq

Kini simpang siur kehadiran Darin Mumtazah yang akan menghadiri sidang kasus suap dan pencucian uang terhadap terdakwa mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq, Simpang siur itu kini terjawab sudah, karena informasi simpang siur ini didapat berdasarkan hasil rapat pleno yang dilakukan oleh tim investigasi pencarian pustun-pustun (tipus) yang bermarkas di kawasan harmoni jakarta.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Tim Tipus atau Tim Investigasi Pencarian Pustun-Pustun ini dibentuk dan dikomandanin langsung oleh Pakde Kartono dengan jumlah personil sebanyak 7 orang yang berasal dari aktifis kompasiana, Personil tersebut adalah : Gatot, Agus, Ninoy, Andreas, Sutomo dan Galaxy. Tim ini diberi nama Tim Tipus7 atau Tipus Seven dan tim ini murni dibiayai oleh dana infaq dari masing–masing personil Tim Tipus Seven, sehingga diharapkan dari dana infaq ini, Tim Tipus Seven benar-benar bekerja secara profesional tanpa adanya kepentingan pihak lain.

Rapat pleno yang dipimpin Gatot selaku wakil komandan tim tipus seven, Dalam rapat pleno tersebut Tim Tipus Seven membahas hasil laporan dari personil Tim Tipus Seven yang telah mendapat tugas melacak keberadaan Darin Mumtazah. Anggota tim ada yang dikirim ke Pakistan, Afganistan, Iran, Turki, Malang, Condet dan Jatinegara (Jakarta Timur).

Rapat pleno ini memang tidak dihadiri oleh komandan tim yakni Pakde Kartono, karena beliau sedang sibuk menerima ucapan selamat atas analisanya yang tepat mengenai calon walikota bandung sehingga Pakde Kartono banyak menerima tamu-tamu penting. Malah terdengar kabar Pakde Kartono akan mendapat penghargaan dari FAO yang berkantor di kawasan bukit semeong atau bukit senyum yang lokasinya tidak jauh dari pelabuhan batu ampar Kota Batam. FAO adalah organisasi non nirlaba yang sering memberi penghargaan pada orang-orang yang telah berhasil menganalisa satu peristiwa, FAO adalah singkatan dari Fustun Analisa Organisasi

Namun walaupun Pakde Kartono tidak hadir, rapat pleno ini masih tetap bisa berjalan mengingat Tim Tipus Seven ini memakai sistem kerja kolektif kolegial sama persis seperti cara kerja KPK yang juga menganut kolektif kolegial, bedanya kalau KPK didanai oleh APBN tapi kalau Tim Tipus Seven justru dibiayai dari dana infaq masing-masing anggota

Rapat pleno yang membahas hasil kerja keras personil Tim Tipus Seven ini ternyata tidak sia-sia, hasil investigasi dilapangan yang dilakukan oleh Tim Tipus Seven, Terindikasi Darin Mumtazah akan menghadiri sidang perdana mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq yang akan digelar hari ini tanggal 24 Juni 2013 di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta. Kehadiran Darin Mumtazah memang tidak secara terbuka dan diketahui oleh umum, Diduga Darin Mumtazah bakalan hadir dalam sidang tersebut dengan menyamar memakai cadar layaknya cadar yang dipernah dipakai oleh neneng istrinya nazarudin ketika mendarat pertama kali dari di Bandara Soekarno Hatta setelah cukup lama menjadi buronan KPK.

Terungkapnya kehadiran Darin Mumtazah yang akan mempergunakan Cadar ini karena salah satu personil Tim Tipus Seven telah berhasil melacak kata sandi yang didapat melalui Candaan Darin di media online, tanpa kita sadari sebenarnya mangkirnya Darin Mumtazah untuk memenuhi panggilan KPK selama tiga kali berturut-turut telah menimbulkan persepsi publik seakan-akan Darin sedang meledek lembaga super body KPK, ledekan Darin inilah yang sering disebut di dunia maya dengan istilah Candaan Darin.

Pernahkah kita menduga bahwa Candaan Darin ini ternyata mengandung arti yang sangat dalam, Candaan Darin itu ternyata wujud dari kata sandi Cadar atau singkatan dari Candaan Darin, Kata sandi Cadar inilah yang langsung diputuskan oleh Tim Tipus Seven sebagai bentuk kehadiran Darin Mumtazah yang akan mempergunakan cadar dalam sidang perdana kasus suap dan pencucian uang yang menghadirkan terdakwa Luthfi Hasan Isaaq.

Benar tidaknya hasil investigasi Tim Tipus Seven, baiknya kita lihat saja nanti pada sidang perdana Luthfi Hasan Isaaq yang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada hari ini tanggal 24 Juni 2013 tepat jam 09.00 WIB.

Berikut ini beberapa hasil pelacakan dari Tim Tipus Seven :