Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Bermain Cinta Pada Jam Kerja di Kawasan Harmoni

Bagi warga jakarta atau warga luar yang sering pergi ke Jakarta pasti tahu kawasan harmoni, salah satu kawasan di wilayah jakarta yang tempatnya sangat strategis, Apalagi keberadaan Istana Negara dan Kantor Sekretariat Negara tidak jauh dari kawasan harmoni. Di Kawasan Harmoni banyak juga berdiri kantor pemerintahan dan swasta, Karena tempatnya yang sangat strategis dan berada di jantung kota Jakarta maka sangat wajar bila Harmoni menjadi pusat transit busway atau Harmoni Central Busway Transjakarta Shelter.

Kawasan Harmoni bukan hanya sebagai pusat perkantoran saja, karena tidak jauh dari kawasan ini, tepatnya di jalan gajah mada, hayam wuruk, mangga besar, sawah besar dan pecenongan, di kawasan ini banyak berdiri ratusan tempat hiburan, baik hiburan malam maupun hiburan siang, Hingga kawasan ini sering juga disebut sebagai pusat hiburan malam maupun siang, mulai dari transaksi model pustun-pustun kelas kaki lima sampai yang kelas berbintang. Apalagi keberadaan tempat hiburan ini nonstop 24 jam tiada henti.

Karena keberadaan pusat hiburan dan pusat perkantoran tidak jauh dari kawasan harmoni, maka sering ada ungkapan kata plesetan, terutama tentang sepak terjang anak manusia yang sering bermain cinta pada jam kerja di kawasan harmoni. Tiga ungkapan kata yakni Cinta, Kerja dan Harmoni memang sudah tidak asing lagi bagi yang tahu persis tentang keberadaan kawasan harmoni.

Plesetan kata Cinta, Kerja dan Harmoni, jadi ingat tagline barunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Cinta, Kerja dan Harmoni, Tagline baru PKS ini menggantikan tagline lama, Bersih dan Peduli ? Perubahan jargon ini, tak lepas dari gelombang tsunami yang telah menghantam PKS, Gelombang Tsunami ini akibat kasus suap impor renyah daging berjanggut di Kementerian Pertanian.

Dalam pusaran hitam daging berjanggut itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka yakni tiga orang dari Direksi PT Indoguna Utama serta Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq dan sohib kentalnya Ahmad Fathanah. Khusus untuk Luthfi dan Ahmad Fathanah, kedua orang ini telah mendapat tambahan bonus dengan dijerat pasal pencucian uang oleh KPK.

Semua kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Ahmad Fathanah yang ditangkap saat sedang berduaan di kamar hotel dengan seorang wanita cantik bernama Maharani dengan tarif 10 juta rupiah. Maharani memang tidak sendirian, Maharani hanyalah pintu masuk pertama terungkapnya praktek kotor yang selama ini mereka lakukan, bahasa gaulnya, praktek kotor ini dilakukan dari ujung rambut sampai ujung titit.

Apalagi setelah terungkap adanya rekaman percakapan antara Luthfi Hasan Isaaq dan Ahmad Fathanah dengan menyebut kata sandi pustun-pustun dan jawa syarkiyah, Siapakah yang dimaksud dengan pustun-pustun dan jawa syarkiyah ? Terekam dalam percakapan antara Luthfi dan Fathanah yang dibuka saat persidangan kasus suap ini digelar dipengadilan tindak pidana korupsi, kata sandi ini diduga mengandung unsur mesum atau menjurus kearah urusan esek-esek. Bisa juga pustun ini singkatan dari Perempuan Untuk Selingkuh Tidak Untuk Nikah he he he

Apalagi Ahmad Fathanah yang diduga sebagai sang makelar perempuan, Ibarat sedang melakukan transaksi esek-esek, mencoba menawarkan pada Luthfi Hasan Isaaq, bahasa gaulnya seperti percakapan dibawah ini :

Hai Luthfi, ada barang bagus nih, mau yang pustun-pustun atau jawa syarkiyah tanya Fathanah pada Luthfi ?

Luthfi menjawab yang pustun aja, sambil mereka berdua tertawa terbahak-bahak karena transaksi esek-esek ini sudah deal.

Karena transaksi sudah deal, maka Ahmad Fathanah menghubungi salah satu wanita yang terkategori pustun-pustun, Dan uang kerohiman untuk transaksi esek-esek tidak menjadi masalah, Ahmad Fathanah tinggal transfer saja, itu pun bagi pustun-pustun yang terkategori tidak tetap. Loh kok bisa-bisanya ada pembagian pustun-pustun berdasarkan kategori.

Pustun-pustun dan jawa syarkiyah memang terbagi dalam dua kategori, ada yang kategori tetap dan ada yang tidak tetap, Maharani termasuk kategori pustun tidak tetap, alias sekali pakai langsung bayar ? Sedangkan yang termasuk kategori tetap, modalnya memang sangat besar. Bisa dalam bentuk pemberian mobil mewah, jam tangan mahal dan sebagainya. Biasanya pustun-pustun dan jawa syarkiyah yang terkategori tetap ini adalah orang-orang pilihan.

Kata sandi pustun-pustun antara Luthfi Hasan Isaaq dan Ahmad Fathanah, sepertinya sangat tepat sekali dengan tagline barunya PKS yakni Cinta, Kerja dan Harmoni, Artinya suka bermain Cinta pada jam Kerja di kawasan Harmoni, Wah mesum banget nih tagline-nya, semesum wajah mantan presiden partainya? Harap maklum Harmoni kan termasuk salah satu kawasan di jakarta yang tidak jauh dari tempat esek-esek he he he

Berita Lainnya :
Batas Maksimal Making Love
Hari Perselingkuhan Nasional
Suswono Bebas Dari Hukuman
Cerita Selingkuh Pendulum PKS
Kata Sandi Cuti Luthfi Hasan Isaaq
Darin Mumtazah Hamil Dalam Kesendirian
Ahmad Fathanah dan Rani Bugil di Kamar Hotel
17 Milyar Jatah Preman Ketua Majelis Syuro PKS
Cara Cepat Membesarkan Alat Vital Murah dan Aman