Iklan Layanan Padepokan Tumaritis

Iklan Layanan Padepokan Tumaritis

Kata Ahmad Fathanah Saya Butuh Making Love

Satu lagi wanita cantik bernama Vitalia Sesha harus rela menyerahkan mobil Honda Jazz kesayangannya pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mobil bernomor polisi B15 VT milik wanita cantik tersebut disita oleh KPK terkait kasus pencucian uang Ahmad Fathanah.

Cerita perempuan di sekeliling Ahmad Fathanah memang tidak hanya berhenti pada sosok Vitalia Sesha saja, Apa yang sudah dilakukan oleh KPK dengan menyita mobil milik Vitalia Sesha adalah bagian dari pengembangan kasus pencucian uang yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah, Dan semua ini berawal dari gebrakan KPK ketika melakukan operasi tangkap tangan terhadap Ahmad Fathanah di Hotel Le Meridien, Jakarta, penangkapan ini terkait dengan kasus suap impor renyah daging berjanggut di Kementerian Pertanian

Ahmad Fathanah ditangkap saat sedang berduaan di kamar hotel dengan seorang perempuan cantik bernama Maharani Suciyono. Setelah diperiksa, Maharani akhirnya dilepas oleh KPK karena tidak terbukti terlibat dalam kasus suap impor sapi ini. Ia dilepas keesokan harinya oleh KPK tetapi uang pemberian Ahmad Fathanah sebesar sepuluh juta rupiah untuk Maharani, akhirnya mau tidak mau harus diberikan pada KPK sebagai barang bukti dari 990 Juta uang milik Ahmad Fathanah yang telah disita oleh KPK.

Selanjutnya ada lagi seorang wanita cantik bernama Ayu Azhari yang juga telah diperiksa oleh KPK sebagai saksi dan harus rela mengembalikan uang pemberian Ahmad Fathanah sebesar 20 Juta rupiah plus 1800 US Dollar, Uang sebanyak itu dikembalikan oleh Artis Cantik Ayu Azhari pada KPK, sehari setelah ia diperiksa sebagai saksi oleh KPK.

Luar biasa memang sosok Ahmad Fathanah ini, tiga orang wanita cantik telah mengembalikan uang pemberiannya, akibat uang tersebut diduga bagian dari proses pencucian uang. Sehingga menjadi sebuah pertanyaan, mengapa Ahmad Fathanah begitu royal terhadap wanita-wanita cantik tersebut, apakah ada udang dibalik batu atau ada transaksi lain diantara mereka, mengambil istilah hari gini tidak ada yang gratis tentunya royalnya Ahmad Fathanah pada ketiga wanita cantik itu patut dipertanyakan.

Pemberian Ahmad Fathanah pada Ayu Azhari memang sudah dibantah sendiri oleh Ayu Azhari yang mengatakan bahwa pemberian itu terkait dengan uang muka pembayaran untuk meramaikan panggung kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada pemilukada diberbagai daerah, Lalu pemberian Ahmad Fathanah untuk Vitalia Sesha, apakah pemberian ini juga terkait dengan masalah uang muka terhadap kegiatan yang sama persis dengan Ayu Azhari, semua masih menjadi tanda tanya besar, namun faktanya, diantara ketiga pemberian itu, justru yang paling heboh adalah ketika Ahmad Fathanah tertangkap tangan sedang berduaan didalam kamar sebuah hotel dengan Maharani.

Padahal kalau dilihat dari latar belakang Ahmad Fathanah yang sudah mempunyai empat orang istri dengan sebelas anak, tentunya kebutuhan batiniah Ahmad Fathanah sudah pasti lebih dari cukup tetapi mengapa seorang Ahmad Fathanah yang namanya bagus namun tidak sebagus kelakuannya itu tetap saja asyik berkelana dengan wanita-wanita cantik. Sungguh hebat Ahmad Fathanah ini, sehingga ia layak mendapat predikat sebagai seorang pejantan tangguh

Namun sang pejantan tangguh itu, kini telah menjadi seorang pesakitan, Ahmad Fathanah telah menjadi tersangka akibat kasus suap impor renyah daging berjanggut di Kementerian Pertanian, lebih dari itu Ahmad Fathanah juga telah dijerat pasal pencucian uang oleh KPK. Ahmad Fathanah memang tidak sendirian, ia ditemani oleh bigbosnya yakni mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq yang juga bernasib sama dengan dirinya pada kasus yang sama.

Berita tentang Ahmad Fathanah memang sangat menarik, apalagi beliau termasuk sohib beratnya mantan presiden PKS, tiada hari tanpa berita sosok Ahmad Fathanah, baik dimedia cetak maupun elektronik, Khusus untuk media online, berita Ahmad Fathanah memang selalu menjadi berita headline atau sebagai thread terpopular.

Bahagiakah Ahmad Fathanah dengan berita headline atau HL tersebut, jauh dilubuk hatinya yang paling dalam, tentunya sosok sang pejantan tangguh ini sangat menderita batin, terutama kebutuhan seksualnya yang tidak akan mungkin bisa dipenuhinya didalam penjara. Mungkin kalau mau bicara jujur, seandainya Ahmad Fathanah ditanya tentang berita headline itu, maka Ahmad Fathanah menjawab, “Saya tidak butuh Headline atau HL, tetapi yang saya butuhkan adalah Making Love atau ML”.

Kalau Ahmad Fathanah berani mengatakan itu, maka semakin kokohlah predikat dirinya sebagai seorang pejantan tangguh tulen dan layak mendapat penghargaan dari “TAMAN ASPIRASI TUMARITIS” 

Berita Lainnya :