Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Eyang Subur Ala Hilmi Aminuddin

Pengaruh eyang subur terhadap murid-muridnya memang luar biasa, Sosok eyang subur yang fenomenal itu, ternyata mampu membuat murid-muridnya patuh dan terpedaya oleh gaya hipnotis ala eyang subur.

Untungnya ada salah satu mantan murid eyang subur yang mbalelo yakni Adi Bing Slamet yang mengungkap secara jelas, siapa sebenarnya sosok eyang subur itu, alhasil dampak dari pembelotan Adi Bing Slamet itu, eyang subur akhirnya harus menerima kenyataan pahit ketika Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa ajaran eyang subur itu sesat dan MUI juga meminta agar eyang subur menceraikan empat dari delapan istrinya.

Kini kasus eyang subur lambat laun mulai berhenti dari pemberitaan media massa, padahal sebelumnya, kasus eyang subur ini begitu menghebohkan publik, terutama terkait dengan ajaran sesatnya dan kemampuan eyang subur yang mampu mempunyai istri sebanyak delapan orang, apalagi istri-istri eyang subur itu terlihat begitu patuh dan setia terhadap suaminya.

Kini setelah berita eyang subur mulai menghilang, muncul lagi berita tentang sosok eyang subur baru atau diistilahkan sebagai engkong subur. Antara eyang dan engkong memang tidak ada bedanya, dua kalimat ini sama-sama mengandung arti sebagai orang yang sudah tua, namun ada yang lebih spesifik, kalau eyang subur heboh dengan ajaran sesat dan jumlah istrinya yang spektakuler tetapi sosok engkong subur ini justru heboh, karena diduga mempunyai pengaruh, engkong subur ini diduga mampu meminta uang sebanyak 17 milyar rupiah.

Terungkapnya permintaan uang sebanyak 17 milyar rupiah itu, berawal dari kata sandi Engkong yang didapat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi berdasarkan hasil penyadapan telpon antara Ahmad Fathanah dengan seseorang yang diduga adalah Ridwan anak kandung Hilmi Aminuddin.

Bukti rekaman yang dibuka oleh penyidik KPK, ketika KPK memeriksa Hilmi Aminuddin sebagai saksi untuk tersangka Luthfi Hasan Isaaq mantan presiden PKS. Saat pemeriksaan sebagai saksi, Penyidik KPK membuka rekaman percakapan dua orang itu di depan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. rekaman itu berisi pembicaraan antara Ahmad Fathanah dengan seseorang. Dalam rekaman antara Fathanah dan orang yang diduga Ridwan itu, berbicara dengan beberapa sandi. Misalnya saja ada kata Engkong yang diduga merujuk pada Hilmi. Nah, orang yang diduga Ridwan itu menanyakan perihal angka 17 Milyar untuk Engkong, apakah sudah dikirimkan atau tidak.

Bila nantinya terbukti, kata sandi engkong itu mengarah ke Hilmi Aminuddin yang menjabat sebagai ketua Majelis Syuro PKS, Maka patut diduga bahwa sosok engkong ini tentunya akan menjadi engkong yang paling subur, Bagaimana tidak disebut subur, seandainya permintaan engkong ini sebanyak 17 milyar rupiah dipenuhi, maka selayaknya engkong ini mendapat julukan sebagai engkong subur, terutama subur dalam arti kemampuan finansialnya, Karena dengan uang sebanyak itu, sudah pasti engkong ini bisa menyuburkan diri, terutama menyuburkan hartanya sendiri.

Lihat saja keberadaan Hilmi Aminuddin yang mempunyai rumah mewah dikawasan lembang jawa barat, fakta itu membuktikan bahwa Hilmi Aminuddin memang layak disebut engkong subur alias subur harta bendanya atau bisa juga disebut sebagai eyang subur ala Hilmi Aminuddin.

Berita Lainnya :