Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Alasan Empat Caleg Perempuan Dari PKS Mundur

Terungkapnya kode pustun-pustun dan jawa syarkiyah pada saat sidang kasus suap impor renyah daging berjanggut digelar di pengadilan tindak pidana koruptor di Jakarta, kode atau istilah kata sandi ini sudah barang tentu membuat publik tercengang, Kode atau kata sandi pustun-pustun dan jawa syarkiyah bisa dilihat disini : Kode Pustun-Pustun Luthfi Hasan Isaaq

Publik sangat terkejut dengan isi rekaman KPK yang diperdengarkan pada sidang tersebut sehingga membuat kasus suap ini semakin menarik untuk diikuti terus, Bagaimana tidak menarik, kata tetangga saya yang bernama pakde kartono istilah pustun itu mengandung arti yang sangat dalam, kata pakde kartono, singkatan dari pustun adalah Perempuan Untuk Selingkuh Tidak Untuk Nikah.

Lebih menarik lagi mengapa istilah pustun ini justru dilakukan oleh seorang petinggi partai yang mengusung jargon bersih dan peduli serta sebagai presiden partai dakwah tetapi punya kelakuan layaknya seorang playboy. Lalu apakah terungkapnya sepak terjang petinggi partai ini berpengaruh terhadap akar rumput Partai Keadilan Sejahtera (PKS), apalagi dibalik kasus suap impor renyah daging berjanggut ini, justru banyak terlibat kupu-kupu cantik binaan Ahmad Fathanah sahabat kental mantan presiden PKS Luthfi Hasan Isaaq.

Mundurnya empat bakal calon anggota legislatif (bacaleg) perempuan dari PKS tentunya menimbulkan pertanyaan ? Apakah mereka kecewa dengan sepak terjang oknum elit-elit PKS atau memang ada hal lain yang melatar belakanginya hingga keempat bacaleg perempuan dari PKS itu mengundurkan diri.

Menurut Sekretaris Jenderal (sekjen) PKS Taufik Ridho di KPU (22/5/2013), Taufik membantah, mundurnya empat bacaleg perempuan tersebut ada hubungannya dengan kasus korupsi yang membelit mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. "Bukan karena kasus, Insya Allah enggak, kan rata-rata kader, jelasnya yakin.

Lebih jauh Taufik juga mengatakan bahwa yang mundur tidak terlalu banyak, hanya tiga sampai empat orang, Sebagian besar perempuan. Alasannya keluarga, karena ingin fokus jadi ibu rumah tangga, ujar sekjen PKS itu.

Namun ada yang menarik ketika penulis sedang berdiskusi dengan tetangga sebelah yang bernama gatot swandito, dalam diskusi itu kami sedang membahas tentang pusaran hitam kasus suap daging berjanggut di kementerian Pertanian, topik utama pembahasan saat itu berkaitan dengan banyaknya caleg PKS yang diserahkan ke KPU, data-datanya kurang lengkap, hampir seluruh caleg dari PKS data-datanya kurang lengkap dan diminta untuk diperbaiki.

Kata tetangga sebelahku yang bernama gatot, ia mengatakan sambil bercanda, mengapa data-data caleg dari PKS tidak lengkap dan minta diperbaiki, karena caleg-caleg tersebut asal comot saja, plus dijanjikan bisa ketemu dengan artis panas Ayu Azhari dan Fotomodel Vitalia Sesha serta penyanyi dangdut Tri Kurnia Puspita, kami yang mendengarkan penjelasan dari gatot sampai terpingkal-pingkal, sambil berkata, masa sih mereka dijanjikan bisa ketemu sama Ayu Azhari, Vitalia Sesha dan Tri Kurnia Puspita ? Si Gatot cuma bisa mesem-mesem aja, menjawab pertanyaan kami, harap maklum si gatot ini memang sangat antusias bila sudah bicara tentang PKS.

Benarkah mundurnya empat caleg perempuan dari PKS ini karena alasan keluarga, sebagaimana yang disampaikan oleh sekjen PKS. Atau mungkinkah ada alasan lain yang melatarbelakangi mengapa mereka mundur ? Bisa saja mereka terpengaruh dengan ucapan tetangga sebelah saya yang bernama Pakde Kartono yang mengartikan kata Pustun sebagai singkatan Perempuan Untuk Selingkuh Tidak Untuk Nikah. Mungkin mereka berpikir, bila ini benar, tentunya sebagai kaum perempuan, mereka pasti akan tersinggung bila perempuan dikonotasikan seperti ucapan Pakde Kartono.

Atau jangan-jangan, benar juga ucapan canda gatot yang mengatakan, kalau banyak caleg dari PKS tidak memenuhi syarat karena mereka dijanjikan bisa ketemu dengan artis panas Ayu Azhari dan fotomodel cantik Vitalia Sesha serta penyanyi dangdut tri lurnia puspita, atau perekrutan mereka memang asal comot saja sehingga tidak bisa mempersiapkan secara matang dan sangat senang bakalan ketemu dengan artis idolanya, namun kini mereka kecewa ternyata artis idolanya dipanggil KPK karena terkait dengan aliran dana haram pencucian uang.

Selanjutnya benar atau tidak ucapan sekjen taufik ridho, pakde kartono dan gatot, tentu hanya keempat caleg perempuan tersebut yang tahu alasannya, mengapa mereka mundur sebagai caleg perempuan dari PKS.

Berita Lainnya :