Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

PKS Seperti Bis Metromini

Masa paling indah dalam hidup kita adalah masa-masa remaja yang penuh dengan bunga-bunga asmara bagaikan gita cinta dari SMA, kenangan indah masa SMA itu tentu tidak akan kita lupakan, apalagi bagi saya yang pernah merasakan indahnya cinta bersama kekasih ketika hari-hari sibuk pulang dan pergi sekolah selalu duduk berdua berdampingan didalam bis metromini.

Naik metromini itu memang menyebalkan, kita di suruh desak-desakan oleh kondektur, di suruh ke kiri, ke kanan, ke depan atau ke belakang, kita nurut-nurut saja layaknya seekor kerbau. Tujuannya mungkin supaya metromini yang sudah reyot ini memuat penumpang sebanyak mungkin. Kalau ada penumpang yang protes dan marah-marah, kondektur mah cuek aja, emang gue pikirin.

Lebih parah lagi, bila supir metromini ngebut dan ugal-ugalan di jalan hingga membuat para penumpang terguncang-guncang. Belum lagi Sopir metromini rela menginjak rem mendadak hanya karena melihat satu calon penumpang sedang berjalan kaki di tengah jalan. dengan menginjak rem mendadak tersebut telah membuat sekian penumpang yang sudah berada dalam metromini dan sudah membayar ongkos makin terguncang-guncang dan kadang terantuk, mending kalau terantuk bahu penumpang cewek cakep dan berbahu empuk gak masalah, nah kalau terantuk kena tiang besi karatan, wah bisa benjol nih jidat.

Kalau cerita tentang metromini ternyata hampir sama persis dengan kondisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekarang ini. Kader-kadernya nurut saja di suruh ke kiri oke, di suruh ke kanan oke apalagi di suruh ke depan dan ke belakang. Mereka rela seperti itu asal selamat sampai tujuan. Nah, bagaimana mau selamat sampai tujuan, kalau supir metromininya ketika sedang menyetir kekiri dan kanan serta ugal-ugalan hingga membuat kader-kader partainya, yaitu para penumpang pada terguncang-guncang dan perut menjadi mual-mual.

Kondisi metromini semakin miring dan jalan semakin cepat serta ugal-ugalan, tiba-tiba supir metromini mengerem mendadak karena melihat seekor sapi yang sedang melintas ditengah jalan raya, namun walaupun sudah mengerem mendadak, tetap saja sapi yang malang itu tertabrak juga dan kondisi sapi tersebut akhirnya tergeletak ditengah jalan dalam keadaan tidak berdaya.

Tak lama kemudian datang sang bandar sapi yang memang sedang mencari sapinya akibat terlepas dari kandang sapi, terjadilah cek cok mulut antara bandar sapi dengan supir metromini, tetapi anehnya ketika suasana hampir panas, justru para penumpang malah membela habis-habisan sang supir metromini, konon katanya sang supir tidak bersalah, padahal ketika membawa metromini justru sang supir dalam keadaan ngebut dan ugal-ugalan.

Untungnya disaat suasana sedang tegang, aparat hukum tiba dilokasi kejadian, setelah tahu duduk persoalannya maka supir metromini akhirnya digiring kekantor aparat hukum untuk diproses akibat kelalaiannya yang menyebabkan kerugian bagi pihak lain, disamping itu supir metromini juga dianggap telah memanfaatkan jabatannya sebagai seorang supir metromini dengan membawa kendaraan secara ugal-ugalan, karena aparat hukum ternyata telah mengantongi bukti rekaman perjalanan supir metromini tersebut melalui rekaman CCTV yang dipasang ditempat-tempat strategis. Rekaman CCTVnya bisa dilihat DI SINI

Metromini akhirnya melanjutkan perjalanannya kembali, namun dalam perjalanan sang kondektur metromini yang menggantikan supir metromini yang ditangkap aparat hukum sempat berkata pada para penumpang, bahwa kejadian ini pasti ada konspirasi kongkalikong antara bandar sapi dengan aparat hukum, terus seluruh penumpang menjawab serentak benarrrrrrrrrrrrr.

Tapi tiba-tiba diantara penumpang tersebut ada yang protes !!! stop pak supir, saya mau turun di sini saja, kata penumpang yang ternyata seorang laki-laki bernama misbakhun, namun turunnya misbakhun malah di protes dan dianggap turun tidak pada tempatnya.

Mendapat protes dari para penumpang, misbakhun tetap cuek saja, pikir misbakhun, Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu he he he he, malah terlihat tak lama kemudian justru misbakhun menyetop taksiku atau taksi kuning untuk mengantarnya menuju kawasan senayan.

He he he emang enak naik metromini ugal-ugalan
Berita Lainnya :
* Ada Bandar Sapi di Tugu Monas
Oknum Kader PKS Seperti Klinik Tong Fang
Heboh Anggota PKS Cari Suami di Facebook
PBB Mengancam PKS, Apakah ini Konspirasi ?