Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Narapidana Dan Tahanan Beda

Sangat menarik ketika ada upaya untuk menjelaskan secara lebih terinci terkait dengan kasus DPRD Kota Depok periode 1999-2002, namun masih saja ada beberapa pihak yang tetap melakukan tudingan secara membabibuta, maling teriak maling, mantan napi, dipecat partai dsbnya.

Cukup maklum memang dengan tudingan-tudingan seperti ini, apapun dalilnya oknum ini sudah bisa ditebak siapa mereka, semua ini tak lepas dari hingar bingarnya kasus suap impor daging di kementerian pertanian yang telah menetapkan mantan presiden PKS sebagai tersangka.

Sekedar klarifikasi saja bahwa tudingan sebagai mantan narapidana itu tidak benar tetapi bila berkaitan dengan status tahanan itu benar adanya apabila dikaitkan dengan kasus DPRD Kota Depok. Status tahanan adalah bila seseorang sedang dilakukan proses penyidikan sampai proses penyidangan, sedangkan status narapidana adalah ketika seseorang sudah dinyatakan terbukti bersalah dan sudah mempunya kekuatan hukum tetap

Mengingat bahwa kasus DPRD Kota Depok ini sudah diputuskan berdasarkan putusan hukum yang bersipat inkrah oleh Mahkamah Agung yang memutuskan bahwa terbukti DPRD Kota Depok dinyatakan tidak bersalah dan nama baiknya harus direhabilitasi maka status narapidana tidak selayaknya diberikan kepada anggota DPRD Kota Depok periode 1999-2004, penjelasan secara lengkap ada DI SINI

Pembunuhan Karakater Okknum PKS Luar Biasa

Terkait tuduhan yang disampaikan oleh akun bernama Angelina Christiana yang saya anggap adalah sebagai oknum PKS yang menyamar seolah-olah sebagai seorang marhaen sejati, janda dua anak dan tinggal dibekasi. perlu disampaikan bahwasanya saya tidak dipecat oleh PDIP, saya mundur sebagai anggota PDIP, kalau dikaitkan dengan tidak terpilihnya saya sebagai caleg, wah kebetulan saya mundur waktu itu justru pada posisi saya yang cukup strategis di kepengurusan partai sebagai wakil bendahara DPC yang sangat memungkinkan saya menjadi caleg kembali, waktu itu ketua DPC dan sekretaris DPC Kota Depok sempat menangis sambil memeluk meminta saya agar jangan mundur.

Sampai hari ini hubungan saya dengan PDIP Kota Depok sangat harmonis dan tidak ada masalah, mereka para pengurus PDIP sangat menghormati para seniornya, apalagi beberapa teman-teman yang juga sudah keluar dari PDIP sekarang bergabung kembali dalam rumah besar nasionalis

Saya cukup maklum dengan akun yang bernama Angelina Christiana yang tidak berani menunjukkan diri dengan identitas aslinya, apakah Angelina khawatir akan adanya gugatan balik, tidak usah takut kalau tuduhan anda benar, sehingga dengan hanya mempergunakan nama samaran, tujuan dan motivasi tuduhan ini arahnya sudah jelas, namun perlu menjadi catatan, apapun yang dituduhkan terhadap saya, tetap tidak akan bisa menghentikan saya untuk tetap berpartisipasi dalam hal berbagi informasi baik dikompasiana, blog pribadi maupun media online lainnya.

Ada indikasi tuduhan angelina dan oknum-oknum PKS ini terkait dengan berita dibawah ini :
* Pesta Pora Oknum Ustad di Kota Depok
* Janji Pendidikan Gratis Ahmad Heryawan Diragukan