Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Abi dan Umi Tidak Masuk Surga

Ada suatu peristiwa yang menarik ketika anakku dulu masih bersekolah disalah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), tiba-tiba anakku bertanya, ayah, kata temanku, kalau manggil orang tua dengan panggilan Abi untuk ayah dan umi untuk ibu katanya bisa masuk surga dan kalau manggil ayah dan ibu bisa masuk neraka ? Mendapat pertanyaan seperti itu, terus terang aku sempat kaget, terus aku jawab dan memberi penjelasan yang sebenarnya, hingga sampai hari ini ketika anakku sudah akan memasuki bangku kuliah tetap saja memanggil orangtuanya dengan sebutan khas bangsa Indonesia yaitu ayah dan ibu. Malah saat ini, anakku itu paling sebel sama teman-temannya yang manggil orangtuanya dengan sebutan abi dan umi, katanya sok religius.

Menjadi sebuah pertanyaan ketika seorang anak kecil yang duduk dibangku sekolah dasar namun sudah mendapat doktrin bahwa memanggil abi dan umi bisa masuk surga, doktrin ini bukan didapat dari bangku sekolah namun justru didapat dari orangtua anak tersebut. Sehingga namanya anak-anak tentunya akan jujur dan mentransfer pemikiran orangtuanya tersebut ketika ada temannya yang berbeda dalam memanggil nama orangtuanya.

Memanggil nama orangtua sebenarnya sah-sah saja dan tidak ada yang melarang, mau manggil dengan gaya dan khas Indonesia boleh saja, maupun memanggil orangtua dengan cara asing juga boleh, yang justru tidak boleh itu adalah ketika panggilan nama orangtua dikaitkan dengan masuk surga dan neraka ? Jelas doktrin ini tidak nyambung malah terkesan terlalu mengada-ada, karena tidak ada hubungannya sama sekali antara panggilan orangtua dengan masuk surga dan neraka, kecuali konteksnya berbakti pada orangtua.

Saat ini fenomena memanggil nama orangtua dengan panggilan abi dan umi memang lagi ngetrend, mudah-mudahan panggilan ini tidak ada kaitannya dengan surga dan neraka tetapi hanya sekedar ingin tampil beda saja biar terkesan religius.

Anehnya panggilan ini sekarang justru sering dipakai oleh kalangan yang sedang berselingkuh ria, lihat saja di perjalanan kereta api KRL antara stasiun Bogor-Kota maupun antara Bekasi-Kota, cowok dan cewek yang sedang berselingkuh ria ini justru memanggil pasangan selingkuhnya dengan panggilan mesra abi dan umi.

Berita Lainnya :