Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Akhirnya Tulisan Saya Dibaca Mas Jokowi

Kaget juga ketika membaca salah satu tulisan sobat kompasiana tentang kegiatan Kompasiana Modis (Monthly Discussion) yang diselenggarakan oleh Kompasiana pada hari kamis, tanggal 07 Februari 2013 Pukul 11.30 di Gedung Kompas Gramedia Unit VI Lantai 7, Palmerah Barat-Jakarta, yang mana dalam kegiatan tersebut menghadirkan sosok yang paling sering dicari di mesin pencarian google yaitu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi.

Walaupun saya tidak hadir dalam kegiatan tersebut tapi bila membaca informasi dari tulisan sobat kompasiana yang hadir, ada sesuatu yang sangat menarik, kalau ternyata mas jokowi rajin juga membaca kompasiana, dalam acara tersebut Mas Jokowi mengatakan, katanya kalau malam sering baca kompasiana kadang jam 10 malam bahkan sampai jam 1 pagi. Malah kalau dilihat tulisan dengan kata “jokowi” langsung penuh berjejer.”

Mendapat informasi kalau jokowi sering membaca kompasiana, saya jadi teringat peristiwa seminggu yang lalu, ketika membuka pesan inbox di kompasiana ada kiriman pesan dari seseorang yang bernama Jokowi ? tanpa menunggu lama akhirnya pesan tersebut saya buka, namun alangkah kagetnya saya, ternyata jokowi yang kirim pesan tersebut adalah sosok Mas Jokowi Gubernur Jakarta.

Antara percaya dan tidak percaya terlintas dalam pikiran, tapi faktanya dalam pesan tersebut tertulis sebagai berikut :

Mas Agus, saya selalu baca tulisan mas agus di kompasiana, malah terkadang suka tertawa sendiri ketika selesai membacanya, istri saya juga pernah membaca salah satu tulisan mas agus sampai tertawa terpingkal-pingkal, bila mas agus ada waktu, saya berkenan mengundang mas agus sutondo datang ke rumah dinas saya di Taman Surapati Nomor 7 Menteng Jakarta Pusat. Mas Agus tinggal di Depok kan dan pasti tahu daerah menteng, oke, ditunggu kedatangannya pada hari minggu pagi. salam dari Jokowi (kontak person 0856xxxxxx).

Mendapat pesan dari orang yang mengaku jokowi tentu saja saya tidak serta merta percaya, tapi untung ada kontak personnya, iseng-iseng nelpon dan ternyata diluar dugaan yang nerima telpon saya langsung mas jokowi, berikut percakapannya :

Saya : Ass wrwb, apakah ini dengan mas jokowi Gubernur Jakarta ? 
Mas Jokowi : benar, maaf dengan siapa ini ya 
Saya : maaf mas jokowi saya agus sutondo anggota kompasiana 
Mas Jokowi : Ooh yah, jangan lupa ya, minggu pagi datang kerumah 
Saya : tapi....benarkan ini mas jokowi (suaranya memang mirip) 
Mas Jokowi : Loh kok sampean tidak percaya, pernah dengarkan suara saya kan
Saya : Maaf ya mas jokowi, cuma takut ada yang iseng aja, tetapi saya sekarang percaya setelah mendengar secara langsung suara mas jokowi.

Akhirnya berbekal keyakinan kalau yang saya telpon itu adalah benar sosok mas jokowi Gubernur Jakarta, maka tepat pada hari minggu, saya memberanikan diri berangkat ke rumah dinas mas jokowi di taman surapati menteng. Saya berangkat dari depok naik kereta api dan turun di stasiun cikini, setelah itu lanjut dengan naik taksi menuju rumah dinas mas jokowi.

Setelah sampai didepan rumah dinas, supaya tidak malu, saya coba kontak lagi mas jokowi untuk sekedar menyakinkan :

Saya : ass wrwb mas jokowi, saya agus sutondo 
Mas Jokowi : Ooh yah, ada apa mas agus 
Saya : Maaf mas jokowi, saya sudah ada didepan rumah dinas mas jokowi 
Mas Jokowi : Ooh yah, oke tunggu sebentar, saya nanti akan keluar rumah 
Saya : terima kasih mas jokowi

Wah kaget juga saya, ketika mas jokowi langsung yang akan menjemput saya diluar rumah, jawaban telpon ini setidaknya dapat menepis keraguan saya tentang sosok mas jokowi yang telah memberi saya nomor telpon dan mengajak main kerumah dinasnya. Coba kalau seandainya dalam telpon tersebut, saya langsung disuruh masuk kerumah dinasnya, tentunya saya masih berpikir ini adalah modus pembohongan dari orang yang iseng terhadap saya.

Tanpa menunggu lama, tak lama kemudian ternyata benar-benar diluar dugaan, Mas jokowi keluar rumah dan langsung mengajak saya masuk kedalam rumah dinasnya. Sungguh luarbiasa mas jokowi ini, orangnya sangat sederhana dan ramah terhadap setiap orang. Saya disambut layaknya seorang teman yang sudah lama tidak bertemu.

Akhir cerita, sebelum pamit meninggalkan rumah dinas, tiba-tiba mas jokowi memberikan hadiah pada saya sebuah jam tangan.

Mas agus, ini ada sedikit kenangan dari saya, sebuah jam tangan kata mas jokowi, dan jangan sungkan-sungkan ya untuk menerimanya, kalau bisa langsung dipakai saja kata mas jokowi.

Entah karena kebaikan mas jokowi telah menerima saya sebagai tamunya, tanpa ragu-ragu saya langsung menerima hadiah jam tangan dari mas jokowi sambil mengucapkan terima kasih dan langsung membuka kotak biru pemberian dari mas jokowi, didalam kotak biru ternyata ada sebuah jam tangan yang sangat menarik.

Namun ketika jam tangan tersebut akan saya pakai ditangan, tiba-tiba pundak saya ada yang nepuk, mas bangun mas, bangun mas, kereta sudah sampai stasiun bogor.

Alangkah kagetnya saya, ketika tiba-tiba ada yang membangunkan kalau kereta api sudah sampai bogor. Ooh ternyata saya tertidur pulas didalam kereta api yang seharusnya saya turun di stasiun depok baru. Dan cerita diatas ternyata cuma mimpi doang he he he

Berita Lainnya :
Humor Hati Nurani
Terjawab Sudah Jokowi Anak Siapa
Rhoma Irama Diduga Nyoblos Dua Kali
Nahrowi Ketahuan Sedang Making Love
Sekda Jakarta Tidak Mau Dipanggil Jokowi
Birokrat Jakarta Banyak Hamil Sebelum Nikah