Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Uang Admin 100 Ribu Dijamin Terekomendasi

Tiada hari tanpa kiriman artikel di media online vivanews, mungkin tiap hari bisa puluhan atau ratusan artikel yang masuk, Kadang timbul pemikiran apakah Admin vivanews tidak cape dan bosan karena hampir tiap hari selama 24 jam menunggu dan menunggu datangnya kiriman artikel dari para blogger atau webmaster (campuran web dan master)

Mengapa begitu banyak para blogger dan webmaster yang senang mengirim artikelnya di vivanews terutama di vivalog atau biasa disebut Vlog, karena dengan mengirim artikel di Vlog tentunya berharap ketika artikelnya terekomendasi oleh Admin Vlog maka secara otomatis akan terjadi peningkatan jumlah pengunjung di web atau blog kita.

Artikel yang masuk memang di seleksi dengan sangat ketat, banyak persyaratan yang harus dipenuhi agar artikel kita bisa terekomendasi oleh Admin Vlog. Walaupun banyak diantara artikel yang masuk namun tidak lolos ujian, tetap saja para blogger dan webmaster tidak akan bosan, terus dan terus mengirim artikel dengan harapan, masa sih dari beberapa artikel yang masuk, salah satunya tidak ada yang lolos. Begitulah indahnya romantika mengirim artikel di vivaLog, kadang seperti orang yang lagi mancing setelah masang umpan berkali-kali, tetapi ketika kailnya disentuh terasa ada kepuasan batin disana.

Namun adakah diantara kita para member vivaLog yang peduli pada Admin Vlog yang telah bersusah payah siang dan malam menunggu kedatangan artikel dari kita, apalagi bila suasana menjelang tengah malam, disaat semua orang pada terlelap tidur tapi Admin Vlog malah semakin sibuk karena banyak kiriman artikel yang masuk, dalam hati Admin Vlog, kali-kali dong kirimin kopi atau pisang dan ubi rebus, jangan kirimin Artikel terus he he he, sabar yah Admin.

Jadi Admin memang harus sabar, begitu juga para pengirim artikel, harus juga sabar, jangan mudah putus asa, baru satu atau dua kali kirim artikel tapi tidak terekomendasi langsung putus asa, terus berpikir apakah perlu Admin Vlog dikirimin pisang dan ubi rebus agar kiriman artikel kita bisa terekomendasi he he he, wah kalau itu yang terjadi, so pasti Admin Vlog pasti akan kebanjiran tamu dengan oleh-oleh bukan hanya sekedar pisang dan ubi rebus, kepiting rebus pun kalau Admin suka pasti akan dibawa he he he.

Bicara tentang Admin, ada sesuatu yang tidak saya duga dan tidak terbayangkan kalau ini harus terjadi, kebetulan ketika kemaren siang, saya dapat batu sandungan dan harus merogoh kocek uang senilai 100 ribu rupiah, siapa lagi kalau bukan gara-gara Admin.

Cerita ini berawal ketika saya sedang mengurus surat-surat penting di salah satu instansi pemerintah, seperti biasa kalau bicara soal pelayanan Abdi Negara kepada masyarakat, ada saja persoalan yang selalu muncul. Apakah mereka para Abdi Negara ini punya prinsip, kalau ini mudah kenapa tidak bisa di persulit, padahal soal pelayanan Abdi Negara terhadap masyarakat, sudah seharusnya Abdi Negara memberikan pelayanan dengan ikhlas dan tidak mengharapkan pamrih dari yang dilayani. Namun, kondisi seperti ini sangat sulit kita jumpai di instansi yang kegiatannya berhubungan secara langsung dengan pelayanan masyarakat.

Saya sendiri bahkan merasakan hal ini, sepertinya ini sudah jadi budaya dan tidak perlu malu lagi untuk memintanya. Bahkan, ada fakta menarik yang saya temui ketika surat-surat persyaratan sudah lengkap dan saya berikan kepada petugas, tiba-tiba petugas tersebut bilang, maaf Adminnya pak ? saya yang mendengar sempat kaget, Admin apa pak ? biasalah kayak gak tahu saja, uang Adminstrasi pak. Setelah mendengar kata Admin saya pun sempat tersenyum, karena saya jadi teringat kata-kata Admin yang biasa sering merekomendasi artikel di vivaLog. Tiba-tiba petugas nanya lagi, kenapa tersenyum ? gak kenapa-napa pak, berapa Adminnya pak ? jawab petugas, biasa 100 ribu saja. akhirnya saya berikan uang 100 ribu, tak lama kemudian urusan saya pun akhirnya terekomendasi dan selesai, gile banget deh biar terekomendasi urusan kita, mesti ngasih uang admin 100 ribu rupiah he he he 

Ketika melangkah keluar, saya tetap masih sempat tersenyum sambil dalam hati berkata, gak apa-apa lah keluar uang 100 ribu, anggap saja ibadah buat sedekah, toh ini untuk Admin, tapi bukan Admin vivaLog loh he he he.

Sebenarnya saya paling tidak suka dengan istilah uang administrasi ini, tapi karena sudah di ikhlas kan makanya saya berpikir positif saja, mungkin uang administrasi ini karena abdi negara tersebut masih menerima gaji yang kecil he he he.

Padahal sudah jelas-jelas ada pengumunan di pintu masuk dengan tulisan “Terima kasih untuk tidak memberikan tip (uang suap) kepada petugas” tapi kenapa disebut uang suap ya, bukan uang Admin. ternyata kata-kata Admin itu bukan monopoli vivaLog saja he he he 

Berita Lainnya :
Soal Ujian Nasional Bocor
Instansi Terkorup di Singapura