Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Perselingkuhan Anas Urbaningrum Dengan Model Iklan

Perselingkuhan apapun bentuknya merupakan satu komunikasi aktif yang dilakukan oleh salah satu pihak dengan pihak lainnya dan cenderung bersikap curang, berkhianat, tidak berterus terang serta suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingannya sendiri, Secara umum arti dari perselingkuhan bisa juga disebut melakukan tindakan namun tidak sesuai dengan komitmennya.

Banyak ragam model perselingkuhan yang terjadi akhir-akhir ini, ada perselingkuhan asmara, Perselingkuhan bisnis maupun perselingkuhan politik dan umumnya perselingkuhan ini tidak memandang jenis kelamin maupun status seseorang, semua bisa terjadi baik secara terencana maupun spontanitas.

Diantara aneka ragam bentuk perselingkuhan tersebut, ada sebuah perselingkuhan yang cukup menghebohkan masyarakat Indonesia terhadap adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Anas Urbaningrum dengan beberapa model iklan yang sangat popular dimata publik. Karena pelakunya adalah orang-orang politik yang sangat dekat dengan lingkaran kekuasaan maka perselingkuhan ini dinamakan perselingkuhan politik.

Siapakah model iklan yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan Anas Urbaningrum yang punya jabatan strategis sebagai ketua Umum Partai Demokrat ? Model iklan ini siapa lagi kalau bukan Angelina Sondakh dan Andi Mallarangeng. Publik tentu tidak akan lupa terhadap kedua model iklan tersebut ketika mereka berkampanye dalam tayangan iklan di media elektronik dengan Jargon politik “Katakan Tidak Pada Korupsi”.

Hampir setiap hari kedua model iklan ini selalu tampil berkampanye mempromosikan Jargon politiknya ditayangan iklan media elektronik. Saat ini kedua model iklan itu telah menjadi tersangka karena terlibat kasus perselingkuhan beraroma korupsi, padahal sang model iklan tersebut adalah kader-kader terbaik dan orang-orang pilihan partai yang dipercaya sebagai pengurus elit partai.

Mengapa bisa terjadi perselingkuhan antara Anas Urbaningrum dengan kedua model iklan tersebut, ada dugaan perselingkuhan ini berawal dari ongkos politik yang sangat mahal dan membutuhkan modal besar untuk berkompetisi dalam merebut jabatan politik ? Lalu mengapa hanya kedua model iklan ini saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Padahal dibalik perselingkuhan politik ini peran Anas Urbaningrum diduga sangat besar, karena berkali-kali nama Anas Urbaningrum selalu disebut-sebut dalam proses persidangan, terutama nyanyian merdu mitra selingkuhnya satu lagi yaitu nazarudin yang juga telah dijadikan tersangka bahkan sudah divonis 4 tahun 10 Bulan oleh pengadilan tindak pidana korupsi dalam kasus suap wisma atlet.

Malah sebelum Angelina ditetapkan sebagai tersangka, salah satu politikus Partai Demokrat tersebut pernah menemui Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Kepada Anas, Angelina mengatakan tidak mau dikorbankan sendirian. Jika tidak, Angelina mengancam membuat "tsunami" yang lebih dahsyat dari Muhammad Nazaruddin. Faktanya sampai saat ini ketika Angelina telah menjadi terdakwa dengan dugaan menerima pemberian atau janji berupa uang senilai total Rp 12 miliar dan 2.350.000 dollar AS (Rp 21 miliar) dari Grup Permai. Pemberian tersebut diduga berkaitan dengan upaya penggiringan proyek di Kemendiknas dan Kemenpora, namun sampai sekarang ancaman tsunaminya belum juga dilakukan ?

Begitu juga dengan model iklan satunya lagi yaitu Andi Mallarangeng, beliau juga sering disebut-sebut sebagai pihak yang turut bertanggung jawab dalam kasus proyek pembangunan sekolah olahraga di hambalang bogor jawa barat. Akibat nyanyian merdu dari makelar perselingkuhan nazarudin. Akhirnya Andi Mallarangeng pun bernasib sama dengan mitra selingkuhannya Angelina Sondakh. Malah tidak tanggung-tanggung, mantan model iklan kampanye partai demokrat ini langsung mengundurkan diri sebagai menteri Pemuda dan Olahraga.

Tak lama setelah Andi Mallarangeng ditetapkan sebagai tersangka, melalui juru bicaranya Rizal Mallarangeng mengatakan akan membongkar kekuatan besar dibalik kasus hambalang. Rizal dengan garang menyerang berbagai pihak yang dia yakini terlibat kasus korupsi pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) ini. P3SON direncanakan dibangun di tanah seluas 312 ribu hektar lebih di Desa Hambalang, Kabupaten Bogor dan diproyeksikan memakan anggaran Rp2,58 triliun. Lebih jauh Rizal menjelaskan, setelah saya baca berbagai dokumen, termasuk hasil audit investigasi BPK, dan bicara dengan sejumlah pihak, jelas ada kekuatan besar di balik Hambalang,” kata doktor ilmu politik lulusan Ohio State University, AS ini. “Kami akan bongkar kasus ini !!!

Semakin ramai saja nih, kasus dugaan perselingkuhan politik yang dilakukan oleh elit-elit politik dilingkaran kekuasaan, lalu bagaimana dengan nasib Anas Urbaningrum yang diduga juga terlibat dalam kasus ini karena namanya juga sering bahkan terlalu sering disebut dalam proses persidangan, malah Nazarudin seusai menjalani pemeriksaan terkait penyelidikan proyek hambalang di gedung Komisi pemberantasan Korupsi secara terbuka menyatakan Kalau dilihat dari bukti-bukti seharusnya Anas sudah layak menjadi tersangka ?

Sebenarnya banyak pintu masuk yang bisa dilakukan oleh KPK untuk menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka, dimulai dari nyanyian nazarudin, nyanyian Angelina yang akan mengancam bakal terjadi tsunami ? begitu juga nyanyian Diana Maringka dan Ismiyati yang kecipratan rezeki ketika kongres Partai Demokrat dilaksanakan dibandung tahun 2010, mereka berdua adalah ketua DPC Partai Demokrat Boalemo, Gorontalo dan Ketua DPC Partai Demokrat Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Mereka berdua mengaku telah menerima sejumlah uang dari Tim Sukses Anas Urbaningrum ? Selanjutnya bisa juga pintu masuk ini dilakukan terkait dengan pemberian mobil mewah Toyota Harrier AK Tbk dan PT WK Tbk. Hadiah mobil mewah pada Anas itu, disebut sebagai balas jasa atas pemenangan sebagai kontraktor proyek Hambalang senilai Rp 2,5 triliun.

Mengapa KPK masih juga berdiam diri tidak melakukan tindakan secara tegas, tindakan KPK yang lamban ini tentunya membuat publik bertanda tanya besar, apalagi konon KPK sudah mempunyai bukti yang sangat kuat, Selain ada bukti penerimaan mobil mewah itu, penyidik KPK juga telah mendapat keterangan lebih 20 saksi di persidangan yang menguatkan bukti keterlibatan Anas dalam skandal korupsi Hambalang ? Kalau Anas sampai dijadikan tersangka oleh KPK, maka ini akan berdampak sangat luar biasa dan bisa menimbulkan tsunami baru bagi Partai Demokrat, sebab Anas sangat detail mengetahui isi perut Partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhono.

Beranikah KPK melakukan semua itu, kini publik masih tetap menunggu ? Bila akhir tahun 2012 saja KPK sudah berani melakukan gebrakan dengan menetapkan sebagai tersangka salah satu petinggi Partai Demokrat yang masih aktif menjabat sebagai Menteri, Mungkinkah nantinya justru Di awal tahu 2013 nanti KPK justru membuat gebrakan baru dengan menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka dan mengakhiri perselingkuhan politik yang selama ini diduga dilakukan oleh Anas dengan kedua Model Iklan kampanye dari Partai Demokrat.

Berita Lainnya :
* Dibalik Agenda SBY Menjadi Ketua Umum Partai Demokrat
Duet Anas dan Nazarudin Dibalik Proyek 10 Triliun
Partai Penguasa Sedang Panik Stress dan Depresi
Skandal Besar Narkoba Dilingkaran Kekuasaan
Dibalik Orgasme Kejujuran Angelina Sondakh
Zamannya Presiden SBY Paling Menyedihkan
* Ketua Umum Partai Demokrat Bebas Pidana
Uang APBN Pindah Ke Kantong Pribadi
Maafkan Kami Anas Urbaningrum