Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Pemerintah Kota Depok Akhirnya Kalah

Perjuangan itu akhirnya tidak sia-sia, setelah melalui proses yang sangat panjang dan berliku-liku serta dengan sisa kekuatan yang ada, akhirnya uji coba ini berhasil dilakukan walaupun sempat naik turun karena adanya perubahan-perubahan dalam rangka lebih mengoptimalkan tampilannya.

Uji coba ini hanya ingin membuktikan bahwa kerja keras dan pantang menyerah akan berdampak positif serta dapat menghasilkan nilai yang sangat berharga, hal ini lah yang sedang dilakukan oleh blog gratisan Taman Aspirasi Tumaritis yang sedang melakukan eksperimen sampai sejauh mana tampilan sebuah web atau blog dimata pengunjung atau tamu.

Dengan melakukan perbaikan di semua lini, akhirnya blog Taman Aspirasi Tumaritis sudah dikunjungi oleh ribuan pengunjung yang hadir setiap hari untuk membaca artikel demi artikel yang ditayangkan di halaman blog, ada kurang lebih lima ratus artikel yang sudah di publikasikan dan saat ini total kurang lebih satu juta orang yang telah mengunjung Blog Taman Aspirasi Tumaritis, terbukti bahwa blog gratisan ini mampu bersaing dan mengalahkan web berbayar milik Pemerintah Kota Depok yaitu www.depok.go.id.

Ibarat orang mancing serasa ada kepuasan batin bila kail kita ada yang menyentuh, begitu juga dengan sebuah blog, tentu kita akan senang bila melihat blog kita banyak yang berkunjung dan bertamu dirumah kita, dengan tampilan Template Levis yang sangat sederhana ternyata mampu bersaing dengan web bergengsi lainnya apalagi web bergengsi itu memakan biaya yang tidak sedikit.

Sebagai gambaran, blog Taman Aspirasi Tumaritis dibawah naungan panji bendera http://agussutondomediacenter.blogspot.com menduduki tempat pertama untuk rangking Indonesia sebagai web atau blog kategori media online di Kota Depok. Sedangkan urutan kedua dan ketiga jatuh pada www.depoklik.com dan www.depoknewa.com, selengkapnya urutan rangking ini dapat dilihat pada www.alexa.com.

Dalam daftar rangking Alexa, blog Taman Aspirasi Tumaritis berada di urutan Rangking Dunia ke 344.556 dan urutan rangking Indonesia ke 3.527 sedangkanweb Pemerintah Kota Depok berada di urutan Rangking dunia ke 376.503 dan urutan Rangking Indonesia ke 6.712 serta berada di urutan keempat web atau blog kategori media online di Kota Depok.

Sedangkan media online www.depoknews.com berada pada urutan rangking dunia ke 213.871 dan urutan rangking Indonesia ke 3.873, begitu juga dengan media online www.depoklik.com yang berada di urutan rangking dunia ke 253.481 dan urutan rangking Indonesia ke 4.341.

Tampilan media online yang lain sebenarnya cukup banyak di Kota Depok, namun saat ini rangking mereka masih berkisar di atas satu jutaan bahkan ada yang berada di urutan rangking dunia di atas 24 Jutaan dan urutan rangking Indonesia masih di atas angka 50 ribuan.

Mungkin bisa menjadi sebuah catatan, bahwa rangking alexa adalah suatu peringkat yang dibuat oleh alexa.com, untuk mengetahui banyaknya jumlah pengunjung ke web atau blog tersebut, Bagi kalangan pemilik web atau blogger, Rangking Alexa ini menjadi sangat penting karena ukuran yang biasa dipakai oleh pemasang iklan adalah berdasarkan peringkat rangking alexa, dan selain itu rangking alexa juga bisa dipergunakan sebagai penyemangat bagi para pemilik web atau blog untuk melihat dan mengevaluasi sampai sejauh mana perkembangan pengunjung ke web atau blognya.

Logikanya semakin ramping peringkat rangking alexa, itu berarti web dan blog tersebut semakin banyak pengunjungnya, hal ini tentunya menarik minat bagi para pemasang iklan dan lebih dari itu, rangking alexa yang baik akan menjadi gengsi tersendiri bagi para pemilik web atau blog.

Lihat saja www.depoklik.com dan www.depoknews.com terlihat tampilannya sudah mengandung unsur iklan, kayak bayi aja pake istilah mengandung he he he dan sudah barang tentu masuknya iklan ini akan menambah penghasilan bagi para pemilik webnya. Wajar saja para pemasang iklan memasang di kedua web tersebut, mengingat Rangking Alexa mereka sangat baik.

Pertanyaannya mengapa blog Taman Aspirasi Tumaritis tidak kebanjiran iklan padahal rangking alexanya hampir sama dengan kedua web diatas ? walaupun sebenarnya sudah banyak yang mencoba menawarkan diri, untuk memasang iklan di blog Taman Aspirasi Tumaritis, namun untuk saat ini blog Taman Aspirasi Tumaritis masih tetap ingin bebas dari periklanan, padahal sebenarnya lumayan loh bayaran iklannya he he he

Satu hal lagi, banyak sebenarnya teman-teman yang menyarankan agar Taman Aspirasi Tumaritis mempergunakan blog yang berbayar, namun mengingat penulis sudah sangat menikmati blog gratisan ini maka keinginan tersebut akhirnya tidak terwujud, di pikir-pikir kalau ada yang gratisan mengapa kita mesti pakai yang berbayar, toh yang penting tampilan kita tetap menarik dan membuat pengunjung betah untuk berlama-lama bertamu di rumah kita he he he.

Bagi blog Taman aspirasi Tumaritis, kegiatan ngeblog yang paling utama sebenarnya adalah sekedar menulis, sekalian untuk belajar, belajar dan belajar serta terasa ada kepuasan batin di sana jika blog atau tulisan kita banyak yang mengunjungi dan salah satu bukti bahwa blog kita banyak yang berkunjung adalah berdasarkan peringkat alexa yang baik.

Kembali dalam konteks kekalahan Web Pemerintah Kota Depok, sebagai sumbang saran baiknya tampilan web Pemerintah Kota Depok harus ada perbaikan-perbaikan terutama dari sisi loading blog yang sangat lama. Padahal loading blog yang sangat lama akan sangat berpengaruh terhadap minat orang yang ingin mengunjunginya, walaupun informasinya sangat dibutuhkan.

Sekedar contoh, ketika masyarakat ingin mengetahui daftar sekolah negeri atau swasta di kota depok, awalnya mungkin masyarakat akan mencarinya di web pemerintah Kota depok tapi karena loadingnya lama dan ternyata informasi daftar tersebut ternyata ada juga di blog Taman Aspirasi Tumaritis maka mau tidak mau masyarakat mengalihkan kunjungannya ke blog Taman Aspirasi Tumaritis. he he he promosi nih yeh

Berita Lainnya :
Nasib Nur Mahmudi Ismail Akan Seperti Aceng Fikri
Anis Matta Diduga Terlibat Pencucian Uang
* Pesta Pora Oknum Ustad di Kota Depok
* Korupsi PKS Diduga Bisa Mencapai Triliunan Rupiah
* Walikota Depok Terancam Pidana 5 Tahun
Benang Merah Kasus Suap Daging Impor dan Bank BJB
Bos PKS Dulu Telilit Hutang Kini Penguasa Lembang