Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Mantan Kepala Sekolah Ditangkap KPK

Setelah melalui proses yang sangat panjang, penuh liku-liku akhirnya dengan sisa kekuatan yang ada, KPK memenuhi janjinya untuk menahan Irjen Pol Djoko Susilo mantan Kepala sekolah pendidikan para Calon Perwira masa depan Polri atau mantan Gubernur Akademi Kepolisian Republik Indonesia.

Penahanan dilakukan KPK setelah memeriksa Djoko selama kurang lebih delapan jam, Setelah itu Djoko baru dibawa untuk ditahan di Rumah Tahanan Kompleks Polisi Militer Daerah Militer Jakarta Raya Guntur, Manggarai yang dimiliki KPK, Djoko akan menempati sel di rutan Guntur untuk menemani kesendirian seorang Zulkarnaen Djabar tersangka kasus Korupsi Pengadaan Alquran akibat penerimaan hadiah dalam pengurusan anggaran Kementerian Agama.

Penetapan sebagai tersangka dan Penahanan oleh KPK yang dilakukan terhadap Irjen Pol Djoko Susilo terkait dengan kasus dugaan korupsi simulator mengemudi tahun anggaran 2011, Joko ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya yakni Wakorlantas non aktif Brigjen Pol Didik Purnomo selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang yang diduga menggelembungkan nilai proyek, dan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, Budi Susanto selaku pemenang tender dan juga diduga menggelembungkan nilai proyek.

Beberapa bulan sebelumnya ketika Djoko telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Kepolisian Indonesia mengambil sikap tegas dengan menonaktifkan Djoko sebagai Gubernur Akpol (Kepala Sekolah Akpol), tindakan tegas ini memang perlu dilakukan agar citra Akademi Kepolisian Indonesia tidak ternodai oleh sikap Kepala sekolahnya yang tidak terpuji.

Masih banyak diluar sana polisi yang benar-benar jujur mengabdi untuk bangsa dan Negara sebagai pelayan dan abdi masyarakat. Semoga dengan ditangkapnya Djoko dapat memberi pelajaran yang berharga bukan hanya bagi para polisi aktif maupun bagi para calon polisi yang akan bertugas untuk mengabdi bagi nusa dan bangsa tanpa tergiur oleh godan-godaan untuk melakukan perbuatan yang dapat merugikan keuangan negara dan masyarakat.

Terucap kata salut atas Keberanian KPK dengan menahan Jenderal Bintang Dua Polisi Djoko Susilo serta patut diberi acungan jempol, namun kita semua tentu berharap bahwa penahanan ini bukan sekedar mengalihkan isu yang sedang menghangat di masyarakat yaitu kasus mega skandal Bank Century yang merugikan Negara sebanyak 6,7 triliun rupiah apalagi dalam kasus ini nama Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono sangat sering disebut sebagai pihak yang diduga terlibat dalam kasus mega skandal tersebut yang kasusnya sempat terkatung-katung tidak jelas arahnya.

Berita Lainnya :
Kamar Misterius Ini Membuat Kader PKS Menjerit Histeris
Kisah 8 Istri Eyang Subur dan 8 Cowok Usia Subur
Kesombongan KPK, Kejaksaan Dan Kepolisian
Nasib Novel Baswedan Bagaikan Trunojoyo
Berani Tidak Polri Tangkap Timur Pradopo
Antasari Azhar Dibunuh Oleh Perampok
Didepan Gedung KPK Ada Hantunya