Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Kado Ulang Tahun Andi Mallarangeng Untuk Indonesia

Sikap seorang Andi Mallarangeng yang mengundurkan diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga patut di apresiasi dengan baik, sangat jarang atau boleh dikatakan tidak ada sama sekali terjadi di negeri ini seorang pejabat aktif setingkat Menteri mau mengundurkan diri akibat terlibat skandal dugaan kasus Korupsi.

Apalagi pengunduran diri Andi Mallarangeng sebagai Menteri tak lepas dari status tersangka yang telah didapatnya dari KPK (kirain dapat medali emas) terkait dugaan keterlibatan Andi Mallarangeng dalam kasus mega skandal korupsi pembangunan sarana olahraga di Hambalang Kabupaten Bogor Jawa Barat yang merugikan keuangan negara ratusan milyar rupiah. Selain itu, KPK juga telah melakukan cegah tangkal keluar negeri bagi Andi Mallarangeng (khawatir jalan-jalan keluar negeri terusnya nggak balik lagi)

Ada yang menarik dibalik mundurnya Andi sebagai Menteri, bukan hanya menarik dari sisi sejarah perkorupsian di Indonesia yang belum pernah terjadi seorang pejabat setingkat menteri mau mengundurkan diri karena terlibat kasus korupsi.  namun lebih dari itu, ternyata tanpa disadari sebenarnya seorang Andi Mallarangeng telah memberikan kado istimewa bagi Republik Indonesia, wah hebat banget yah ? Indonesia mau dikasih kado istimewa sama Andi Mallarangeng, padahal sudah jadi tersangka tapi masih sempat-sempatnya ngasih kado, lalu kira-kira kado apa yah, yang ingin diberikan Andi Mallarangeng terhadap bangsa Indonesia ?

Selidik punya selidik ternyata kadonya itu dalam bentuk aksi nekad mengundurkan diri, kebetulan waktunya sangat tepat sekali, yaitu menjelang detik-detik peringatan hari korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2012. Andi mengundurkan diri sebagai menteri memang sengaja dilakukan tepat pada detik-detik hari Korupsi tersebut, agar bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi masyarakat Indonesia. Anggap saja ini adalah kado ulang tahun dari saya dalam rangka memperingati hari korupsi sedunia.

Andi juga ingin menunjukan pada publik bahwa terkait masalah korupsi bukan hanya dirinya saja yang diduga pernah melakukan perbuatan korupsi namun kalau bicara korupsi sebenarnya sudah menjadi budaya yang tidak terpisahkan dari perilaku memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, baik di tatanan eksekutif, yudikatif maupun legislatif. Karena itu jangan lah kalian coba-coba menabur angin, nanti bakalan kena badai seperti saya ini

Saya yang dekat dengan kekuasaan serta mantan hulubalang istana alias juru bicara dan orang kepercayaan penguasa istana terbukti walaupun saya belum pernah menjadi tokoh pemuda dan belum pernah menjadi atlet olahraga namun saya tetap dipercaya menjadi Menteri yang ngurusin anak muda dan keolahragaan. Dengan posisi saya yang dekat dengan lingkaran kekuasaan namun saya tetap tidak bisa lepas dari jeratan hukum, Orang seperti saya saja mau ditangkap, dipenjarakan dan dicekal, apalagi kalian-kalian yang hanya punya jabatan sebagai Gubernur, Bupati, Walikota maupun pejabat-pejabat besar dan kecil lainnya. Karena itu Kado istimewa dari saya ini semoga bisa menjadi pelajaran yang berharga bahwa siapa pun yang menabur angin pasti akan menuai badai.

Langkah mundur memang menjadi pilihan yang terbaik buat Andi saat ini, Sebab bila tidak dilakukan, toh dia tetap akan di nonaktifkan sebagai Menteri karena sudah jadi tersangka !! Mengapa hal ini tidak dilakukan dari dulu saja, apalagi ketika proses persidangan kasus Nazarudin, Andi pernah di minta keterangan sebagai saksi dan mengatakan tidak tahu apa-apa, aneh ya tidak tahu apa-apa tapi bisa menjadi tersangka.

Berita Terkait :