Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Dalih Pembunuhan Massal dan Kudeta Soeharto

Generasi muda Indonesia sebagai pemegang tongkat estafet perjalanan bangsa hari ini harus mulai “peduli” dengan sejarah setidaknya, Generasi muda hari ini harus mulai mendekatkan diri dengan kebenaran yang bila tidak disajikan secara logis harus ditelusuri keberadaannya

Dengan belajar memahami sejarah, kita mengenal bangsa sendiri. Sejarah adalah cermin. Sehingga kita bisa bercermin tentang siapa diri kita sebenarnya. Tentu saja kita berharap agar tidak menjadi bangsa pendendam, Sejarah konon milik penguasa atau dalam istilah popular di masyarakat “sejarah adalah milik pemenang”.

Untuk itu sebagai bahan perbandingan terkait informasi sejarah yang selama ini disampaikan hanya sepihak, maka saya mencoba turut berpartisipasi dengan memberikan informasi adanya sebuah buku yang berjudul :

Dalih Pembunuhan Massal : GERAKAN 30 SEPTEMBER DAN KUDETA SUHARTO

Buku ini memang pernah dilarang terbit oleh Kejaksaan Agung pada tahun 2009, karena dianggap dapat mengganggu kepentingan umum, namun saat ini buku tersebut sudah boleh beredar terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang telah membatalkan Undang-undang Nomor 4/PNPS/1963 yang memberikan kewenangan Kejaksaan Agung untuk melarang peredaran buku. Menurut Mahkamah Konstitusi, UU tersebut bertentangan dengan konstitusi karena pelarangan buku harus melalui proses peradilan.

Buku sebanyak 392 halaman dan hanya mempunyai kapasitas 1.8 MB untuk mendowloadnya, lumayankan sedikit berhemat namun mendapat informasi yang bermanfaat, Selengkapnya buku tersebut bisa di unduh dibawah ini :

DOWNLOAD BUKU GRATIS DARI AGUS SUTONDO

Berita Lainnya :
Pejuang Kaum Wanita Itu Telah Tiada
Kisah Dara Cantik Selebriti Kiri Indonesia
Mantan Presiden PKS Diduga Terlibat PKI
Tarian Harum Bunga Untuk Sang Jenderal
Pelarian Tiga Wanita Indonesia Dari Penjara
Tragedi Memilukan Korban Jaminan Persalinan
Foto-Foto Pembantaian Tanpa Perikemanusiaan
Penderitaan Wanita Indonesia di Kamp Plantungan
Mengapa Buku Wanita Sebelum Kartini Dibakar Aparat
* Orde Baru Berdiri Diatas Tumpukan Tengkorak dan Tulang Belulang