Iklan Layanan Padepokan Tumaritis

Iklan Layanan Padepokan Tumaritis

Ruhut dan Sutan Otaknya di Dengkul

Ruhut dan Sutan adalah dua orang sahabat yang sudah terjalin lama sejak masih dibangku sekolah. Saat ini kedua sahabat itu sukses mengarungi bahtera kehidupan, si Ruhut sukses sebagai pejabat di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sedang Sutan juga sukses sebagai salah satu pejabat di kantor Pajak.

Kedua sahabat itu mempunyai hobby yang sama, yaitu sama-sama suka dengan kegiatan balapan mobil, maklum mereka berdua punya jabatan strategis dilingkungan kantornya, sehingga untuk memenuhi penyaluran hobby yang membutuhkan anggaran besar, bagi Ruhut dan Sutan tidak menjadi persoalan, namanya juga pejabat, pasti banyak duitnya, apalagi pejabat yang suka pat gulipat.

Suatu hari pada kegiatan balap yang mereka ikuti, Naas Ruhut dan Sutan mengalami kecelakaan hebat. Karena lukanya sangat parah akibat benturan di kepala maka dibutuhkan operasi yang canggih untuk pembedahan pada kepala mereka, namun sangat disayangkan, rumah sakit di Indonesia tidak mampu menyediakan fasilitas kedokteran yang canggih untuk operasi di kepala kedua sahabat itu.

Akhirnya Ruhut dan Sutan dibawa oleh keluarganya berobat di rumah sakit di Singapura yang mempunyai fasilitas yang canggih untuk melakukan operasi di kepala, maklum merekakan orang penting dan kaya, masalah biaya nggak jadi persoalan.

Setelah dirawat di salah satu rumah sakit di Singapura dan ketika akan dilakukan proses operasi pembedahan pada kepala mereka, ternyata terjadi kehebohan karena didalam kepala korban yaitu Ruhut dan Sutan tidak terdapat otak.

Panik menghadapi situasi seperti itu, akhirnya salah satu dokter mencoba menghubungi koleganya yang biasa menangani operasi otak para pejabat di Indonesia. atas saran dari koleganya itu, menyarankan agar Dokter yang akan melakukan operasi jangan mencari otak pejabat Indonesia di kepala tetapi mencari didengkul.

Ternyata setelah saran tersebut dilakukan, memang terbukti ketika dilakukan pengecekan pada operasi kedua, memang betul kalau otaknya Ruhut dan Sutan memang ada didengkul.

Beberapa hari kemudian kedua sahabat itu akhirnya dapat disembuhkan dan kembali pulang ke Indonesia. akibat kejadian tersebut kedua sahabat itu akhirnya meminta pensiun dini di instansinya masing-masing.

Berita Lainnya :
Office Boy Paling Keren di Indonesia
TKI Lebih Terhormat Daripada Ruhut Sitompul