Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Jembatan Maut di Kota Padang

Jembatan Maut
Sebagai salah satu anak bangsa, miris juga melihat tontonan adanya JEMBATAN MAUT di Desa Batu Busuk. Kelurahan Lambung Bukit. Kecamatan Pauh Kota Padang Sumatera Barat, berita ini disiarkan secara langsung oleh salah satu TV Swasta Nasional, terlihat dengan jelas bagaimana anak-anak bangsa yang ingin berangkat sekolah atau warga yang ingin melakukan aktifitas mesti berjuang dengan maut melintasi jembatan dibawah air sungai yang deras.

Seperti diberitakan, jembatan tersebut sudah lama rusak. Tinggal kawat penyangga. Tapi masih dilewati warga, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah, karena tidak ada jembatan lain.

Jembatan itu melintasi Sungai Lambung Bukik yang berbatu-batu besar, menghubungkan ke Kampung Pintu Gabang di Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh Kota Padang.

Parahnya lagi ketika penulis mencari informasi ini melalui media online harian singgalang, ternyata Pemerintah Kota Padang hingga saat ini belum pernah menganggarkan perbaikan atau pembangunan Jembatan di Batu Busuk itu. “Sebab katanya sudah ada janji dari PT. Semen Padang, padahal sebenarnya PT. Semen Padang pun sudah pernah menyatakan kesanggupannya untuk membantu perbaikan jembatan itu. Tinggal bagaimana komitmen Pemkot dalam menindaklanjutinya,” ironisnya kok terlihat Pemkot Padang malah santai saja.

Ternyata masih adalah lagi kondisi seperti ini ditanah air, apakah mungkin masih banyak di luaran sana yang belum terekspos kepublik terkait masih banyaknya daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan, sehingga berakibat minimnya sarana dan prasarana bagi kepentingan masyarakat.

Publik tentu ingat, bagaiman kasus hebohnya jembatan maut yang sempat terekspos didunia maya internasional akibat pengakuan langsung dari kapten kesebelasan liga inggris Manchester City bernama Vincent Kompany yang mengatakan “anak-anak Indonesia mengambil resiko dengan hidupnya saat meniti jembatan menuju sekolah” tulis kompany di akun twitternya @VincentKompany, pernyataan Kompany ini di ketahui lantaran memang foto jembatan di Kabupaten lebak Propinsi Banten itu telah beredar di situs berita mancanegara.

Malah Koran Inggris Daily Mail memberitakan perjuangan anak-anak sekolah menyeberangi jembatan gantung seperti aksi sebuah film berjudul INDIANA JONES, aksi anak-anak sekolah ini lebih berbahaya daripada aksi layar lebar Indiana jones, anak sekolah dan warga Desa Sanghiang, Lebak, Banten melakukannya setiap hari di dunia nyata, tanpa tali penolong maupun peran pengganti……benar-benar miris.

Berita Lainnya :