Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Dijamin Berhasil Menurunkan Ranking Alexa

Banyak informasi yang kita dapat melalui tulisan di beberapa web tentang cara paling ampuh untuk menurunkan Ranking Alexa, salah satu syaratnya konon kita harus menulis tentang Alexa minimal satu atau dua tulisan.

Bingung juga nih kalau harus menulis tentang Alexa, karena dari berbagai tulisan yang ada cenderung semua hampir sama, cuma judulnya saja yang agak beda, namun kontennya tetap sama.

Kenapa sih orang harus memaksakan diri agar mempunyai rangking bagus di Alexa, apakah hanya sekedar ingin mendapat lirikan dari para pemasang iklan, atau hanya sekedar ingin mengetahui sampai sejauh mana webnya diperhatikan atau dikunjungi oleh para aktifis dunia maya.

Memang kalau dipikir-pikir benar juga, seakan ada kepuasan batin bila web kita banyak pengunjungnya, ibarat orang hobby mancing, walaupun tidak dapat ikan yang penting kailnya disentuh. Begitu juga para pemilik web, walaupun tidak banyak yang mengomentari tapi minimal webnya ada yang mengunjungi.

Setelah melakukan investigasi keberbagai belahan dunia maya dan berkunjung keberbagai web yang ada, akhirnya saya menemukan juga teknik paling ampuh untuk menurunkan Ranking Alexa di web kita. Coba lihat gambar dibawah ini, nggak nyangka kan kalau web gratisan saya ini, bisa masuk di rangking alexa, nggak tangung-tanggung 100.000 kebawah, padahal kalau bicara urusan Ranking alexa, levelnya tingkat dunia loh ? Ranking 100.000 kebawah termasuk prestasi yang sangat bagus. modalnya gampang kok, cuma harus kerja keras dan tahan malu saja.
Ranking Alexa

Sabar dulu ya, jangan keburu nafsu menilai ranking bagus saya ini, Ranking Alexa yang saya punya ini, cuma ranking-rankingan alias ranking asli tapi palsu ? kenapa saya buat palsu, karena banyak web yang saya kunjungi ternyata juga menggunakan ranking alexa palsu ? cuma bedanya kalau web dengan Ranking Alexa palsu dipasang didinding webnya, sedang ranking palsu punya saya, hanya terpasang dipostingan ini saja he he he. Aslinya sih ranking Alexa Taman Aspirasi Tumaritis cuma di urutan 170 Ribuan.

Mereka yang memasang ranking palsu didindingnya memang tidak punya rasa malu dan malu-maluin he he he, tapi jangan dulu disalahkan, bisa saja mereka hanya ingin terlihat tampil keren, supaya dianggap webnya banyak pengunjungnya, tapi kalau untuk dipasang iklan sama investor iklan ? So pasti, si pemasang iklan akan berpikir seribu kali, karena cara untuk melihat asli atau palsu sangat gampang sekali. Tinggal klik saja gambar rangking alexanya, kalau tidak mengarah ke web alexa berarti itu palsu atau kalau masih penasaran langsung saja meluncur ke alexa.com, terus cari deh status web pemasang ranking palsu ini

Ternyata lebih enak jujur, karena dengan kejujuran tentu pihak alexa akan lebih peduli sama kita-kita ini, terutama kejujuran dalam menulis. Nggak apa-apa walaupun tulisan jelek dan nggak enak dibaca yang penting murni hasil karya kita, daripada mesti copas atau copy paste dari tulisan tetangga. Tulisan copas biasanya langsung ditendang sama mbak google, apalagi mbak google sekarang udah punya google panda, yang copas-copas nggak bakalan masuk daftar pertama dipencarian google.

Memang copas boleh-boleh saja, asal minta ijin share dulu sama yang punya tulisan atau minimal dipasang darimana sumbernya. Sekedar saran, jangan di copas semua, ambil beberapa poin saja, toh lama-lama pasti akan terbiasa menulis dengan hasil karya kita sendiri. Walaupun jelek tapi ada rasa bangga tentunya.

Semakin banyak tulisan yang di buat, maka semakin besar peluang untuk menurunkan ranking alexa, karena dengan rajin membuat tulisan di web, tentu peluang untuk dikunjungi oleh para aktifis dunia maya sangat besar, mbak google paling senang sama tulisan asli apalagi kalau tulisannya bermanfaat buat para pengunjung, so pasti web kita akan banyak pelanggannya.

Dulu waktu pertama kali buat blog, penulis juga melakukan hal yang sama, mudah-mudahan dengan kejujuran dan kerja keras, Dijamin Ranking Alexa kita bisa lebih baik dari sebelumnya dan yang lebih penting, kata Pramoedya Ananta Toer “MENULISLAH MAKA KITA AKAN DI INGAT DALAM SEJARAH”