Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Foke Mempersulit Izin Pembangunan Madrasah

Kementerian Agama Republik Indonesia mengirimkan nota keberatan ke Pemerintah DKI Jakarta, hal ini terkait dengan kebijakan Gubernur Jakarta yang telah membuat nasib Madrasah Aliyah Al Falah tak menentu, Kebijakan Gubernur Jakarta yang akrab dipanggil Foke sangat tidak mendasar, kondisi bangunan yang sudah layak dan mendapat perhatian masyarakat sekitarnya sebaiknya didahulukan, izin bangunannya dipermudah, apalagi jumlah peserta didik di MA Al Falah ini cukup banyak, sangatlah cukup beralasan jika izin bangunan sekolah tesebut dipermudah, lagipula bangunan itukan sekolah, tidak berorientasi bisnis, kenapa mesti dipersulit, demikian pernyataan menteri agama Suryadharma Ali ketika meninjau pelaksanaan ujian nasional di MA Al Falah Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Lebih jauh Suryadharma Ali mengatakan, penundaan izin bangunan tersebut sudah berlarut-larut, dalam waktu setahun saja tidak kunjung selesai, Suryadarma meminta Pemerintah Jakarta lebih realistis memperlakukan kebijakan, terutama pada persoalan pendidikan yang sangat dibutuhkan masyarakat dengan tidak mempersulit izin pembangunan madrasah, apalagi madrasah ini sudah lama berdiri dan sudah mempunyai prestasi bagus, tapi saat penambahan lokal belajar justru tidak mendapat izin dari pemerintah Jakarta.

Melihat fakta ini, lengkap sudah jargon politik foke yang ternyata jauh panggang dari api, publik tentu masih merekam jejak jargon kampanye Foke saat pemilukada tahun 2007, “Pilih Ahlinya” kalau kenyataannya, apa yang sudah dilakukan foke selama lima tahun memimpin Jakarta, kondisi Jakarta ternyata tidak ada perubahan yang berarti.

Lucunya jargon politik itu masih tetap digunakan pada pemilukada 2012, kalau dulu pilih ahlinya sekarang pilih yang berpengalaman ? ada-ada saja ulah si foke ini ? anda memang ahlinya, anda juga sudah berpengalaman, tetapi keahlian dan pengalaman anda justru dipergunakan untuk membodohi rakyat.

Masih pantaskah pemimpin seperti foke ini layak diberi kepercayaan kembali memimpin Jakarta untuk kedua kalinya. Kayaknya pemimpin sontoloyo ini memang sudah tidak pantas diberi kepercayaan kembali !!! lebih banyak ngibulnya, tak sesuai dengan kenyataannya dan yang lebih parah lagi pemimpin ambisius ini ternyata memang tidak bisa kerja.

Sumber :
http://kliping.kemenag.go.id/download.php?file=9265

Berita Lainnya :