Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Sembilan Produk Mie Dilarang Beredar di Bulan Ramadhan

Dalam hitungan hari sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan, Selamat datang bulan suci Ramadhan 2013, Marhaban Ya Ramadhan 1434 H, Sungguh sangat menggembirakan sekali menyambut datangnya Bulan Ramadhan, bulan ini dipilih sebagai bulan untuk berpuasa, melaksanakan kewajiban kita sebagai ummat muslim yang taat terhadap perintah ALLAH SWT.

Bulan dimana terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan (Lailatul Qadar) dan melakukan serangkaian aktivitas salat tarawih, memperbanyak membaca Al-Qur'an kemudian mengakhirinya dengan membayar Zakat Fitrah dan perayaan Idul Fitri.

Sebagai wujud rasa kegembiraan, marilah kita sambut bulan penuh berkah ini, untuk saling mengucapkan rasa bahagia dengan berbagai kata dan ucapan selamat Puasa Ramadhan. Ucapan Puasa Ramadhan bisa anda kirimkan kepada orang-orang tersayang, saudara, keluarga atau teman-teman kita semua.

Namun untuk menjaga kesucian ibadah kita di bulan ramadhan serta untuk menjaga kesehatan kita dari zat makanan yang sangat berbahaya bagi kesucian jiwa kita, zat makanan tersebut yang dilarang untuk di konsumsi adalah sejenis Produk MIE, jumlah Produk MIE yang dilarang beredar dibulan suci ramadhan berjumlah sembilan produk MIE, dimana dalam kandungan MIE tersebut mengandung satu zat yang akan merusak jiwa dan raga kita sehingga akan menjadi sia-sia ibadah yang kita lakukan dibulan penuh rahmat ini.

Untuk sekedar diketahui dan dipahami agar tidak terjerumus sehingga menyesal dikemudian hari, berikut ini adalah sembilan Produk MIE yang dilarang beredar dan di konsumsi di bulan suci ramadhan :

1. Mie kirin suami orang.
2. Mie jitin pustun atau bini orang
3. Mie mik susu sapi tetangga.
4. Mie kir jorok
5. Mie ting berduaan di kamar hotel dengan pustun-pustun
6. Mie pisin orang
7. Mie sahin pasangan suami istri
8. Mie lih-milih baju lebaran tapi gak jadi beli.
9. Mie num di siang hari

Semoga informasi ini berguna untuk kita semua, tak lupa kembali terucap “Marhaban Ya Ramadhan 1434 H“ Mohon maaf atas segala perbuatan baik lisan maupun tertulis yang pernah saya lakukan pada teman-teman semua he he he

Berita lainnya :
Bersetubuh di Malam Takbiran
Bahaya Permen Cinta di Hari Valentine
Bahaya Laten Bakso Babi dan Tempe Bongkrek
Kedelai Naik Berdampak Pada Proses Pembuatan Tahu