Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Surya Paloh Jago di Iklan Doang

Tiada hari tanpa tayangan Iklan sosok Surya Paloh di Metro TV, Hingga Publik pun akhirnya tahu bahwa Surya Paloh adalah pendiri Partai Nasional Demokrat sekaligus juga sebagai Bos Metro TV yang selalu gencar mengkampanyekan perubahan Indonesia yang lebih baik melalui Gerakan Restorasi, apa sich yang dimaksud Surya Paloh dengan Restorasinya ? Apakah Gerakan Restorasi ala Suryo Paloh ini meminjam model gerakan yang sama ala Jepang yaitu Restorasi Meiji yang pernah terjadi tahun 1868. Restorasi Meiji atau pembaruan Meiji adalah model gerakan untuk melakukan perubahan dengan mengembalikan kekuasaan pada kaisar di Jepang, akibat terjadinya Restorasi Meiji, maka telah perubahan besar-besaran pada struktur politik dan sosial di Jepang.

Ketika Surya Paloh dengan gencar mengkampanyekan perubahan melalui Gerakan Restorasi, lalu apa saja yang sudah dilakukannya untuk mencapai perubahan yang di inginkannya itu. Jangankan bicara untuk melakukan perubahan, disisi lain disaat bersamaan, praktik penindasan, kriminalisasi dan perlakuan sewenang-wenang tumbuh subur di perusahaannya. Hal ini terkait dengan kasus pemecatan terhadap Luviana salah satu Jurnalis Metro TV, Luviana telah dibebaskan dari tugasnya setelah 10 tahun bekerja sebagai Asisten Produser. Dia dibebaskan dari pekerjaannya oleh manajemen Metro TV akibat aktivitas nya untuk membentuk serikat pekerja.

Solidaritas terhadap pemecatan Luviana, mendorong puluhan Serikat Buruh bergabung dalam Aliansi Melawan Topeng Restorasi (Aliansi Metro) untuk memberi dukungan moral terhadap Luviana. Disamping mempertanyakan kasus pemecatan Luviana, Aliansi Metro juga mempertanyakan tentang penggunaan frekuensi yang digunakan Metro TV sebagai alat kampanye politik Surya Paloh dan Partai Nasional Demokrat bentukannya. “Ingat, kalian menggunakan frekuensi yang adalah milik publik, digunakan untuk berkoar-koar dengan Jargon Restorasi, tapi nyatanya berbuat sewenang-wenang terhadap karyawannya.

Kasus Luviana ini setidaknya membuka kacamata publik bahwa Jargon Restorasi yang dikumandangkan oleh Surya Paloh ternyata hanya pepesan kosong belaka, Jangankan bicara perubahan disegala bidang kalau faktanya hanya untuk membentuk Serikat Pekerja yang akan dilakukan oleh salah satu karyawan diperusahaannya Metro TV malah berbuntut pada kasus pemecatan, padahal pembentukan serikat pekerja sudah diatur dalam Konstitusi Negara yang menjamin hak setiap warga negara untuk berserikat dan berkumpul.

Maka kesimpulan dari semua ini ternyata, “Surya Paloh cuma Jago buat Iklan Doang”

Berita Lainnya :