Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Namaku Miranda Latukaneda Bukan Miranda Gultom



Kalau cerita tentang Miranda Gultom, kawanku anto ini paling semangat. Anto tetap kekeuh dengan pendiriannya bahwa Miranda Gultom, tidak bersalah, ia selalu bilang kalau Miranda Gultom itu hanya korban dari beberapa koleganya yang akhirnya menyeret Miranda sebagai tersangka.

Suatu malam aku di telpon anto, agar aku mau menemaninya kerumah bersalin karena istrinya mau melahirkan. Maklum anto ini termasuk warganegara yang tidak patuh pada keluarga berencana, walaupun usianya sudah kepala empat tapi produksi anaknya tetap jalan terus, padahal anaknya sudah ada lima tetapi semuanya laki-laki.

Setelah tiba di rumah bersalin, ternyata istrinya sudah ada di ruangan khusus persalinan, Anto memang sudah mengantar istrinya kerumah bersalin sejak kemaren sore, itupun karena istrinya anto sudah mules-mules pertanda ingin melahirkan, namun sudah satu harian belum juga jabang bayinya nongol, hal ini yang membuat Anto gelisah dan mengajakku menemaninya kerumah bersalin.

Suasana rumah bersalin malam itu begitu sunyi, Anto temanku terlihat gelisah, selalu mondar-mandir di depan ruangan bersalin, sesekali dia masuk kedalam namun tak lama keluar lagi.

Tak lama kemudian, kedua mertua Anto datang namun di sa’at kedatangan kedua mertua anto ini tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi di ruangan persalinan. Suster pun keluar dan mengabarkan bahwa istrinya Anto telah melahirkan dengan selamat, yang membuat Anto sangat senang ternyata suster mengabarkan bahwa yang lahir adalah bayi perempuan. 

Spontan aku langsung mengucapkan selamat kepada Anto, wah sekarang sudah lengkap dong, kira-kira mau di kasih nama apa putrinya, kataku kepada anto ? tanpa menunggu lama, Anto langsung menjawab, namanya Miranda Latukaneda ? Aku dan kedua mertua Anto yang mendengar langsung kaget, kok namanya Miranda Latukaneda tanya mertua Anto  

Anto pun menerangkan bahwa nama Miranda Latukaneda itu artinya, “Miranda Lahir Tunggu Kakek Nenek Datang” ha ha ha kami yang mendengar langsung tertawa, karena memang pas kakek neneknya datang istrinya langsung melahirkan. Anto, Anto, kamu tuh mentang-mentang suka dengan Miranda Gultom. Anaknya pun di namain Miranda, bukan Miranda Gultom tapi Miranda Latukaneda