Kamu memang sudah tidak cantik lagi, tapi aku tetap sayang kamu INDONESIAKU

Surat Aspirasi Untuk Nursi Arsyirawati

Surat Aspirasi Untuk Nursi Arsyirawati

Menghitung Hari untuk Andi Mallarangeng

Siapa yang tidak kenal dengan Angelina Sondakh dan Andi Mallarangeng, tokoh politik dari partai penguasa yang sedang menghadapi sebuah kasus besar dan menggegerkan jagat politik di tanah air, yaitu terungkapnya Kasus Suap Wisma Atlet. Angelina sudah di tetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh KPK, sedangkan Andi Mallarangeng sedang dalam proses penyidikan lebih jauh dan di prediksi tinggal menghitung hari menyusul jejak koleganya itu.

Ada sesuatu yang menarik, setelah mendengar kesaksian Andi Mallarangeng di pengadilan tipikor, yang selalu mengatakan tidak tahu, lupa dan tidak mengerti apalagi terkait dengan pertemuan Andi dengan Nazarudin yang katanya itu hanya pertemuan Silaturahmi saja. begitu juga pengakuan Angelina yang katanya membantah adanya pertemuan tersebut. jelas pernyataan kedua politikus ini sangat berbeda dengan pernyataan kesaksian antara Nazarudin dan Rosa Manullang yang sebelumnya pernah menyampaikan dalam persidangan sebelumnya.

Menanggapi adanya kesaksian berbeda ini, wakil ketua KPK Bambang Widjojanto, mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku lebih mempercayai kesaksian Rosa tentang pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dengan Nazaruddin ketimbang Andi maupun Angelina Sondakh. Lebih jauh KPK menilai keterangan Rosa, yang juga terpidana kasus suap Wisma Atlet SEA Games, sesuai rumusan dakwaan terhadap Nazaruddin, Kami percaya karena Rosa sudah memberi keterangan soal itu,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

Sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lebih mempercayai keterangan saksi Rosa daripada keterangan Andi Mallarangeng dan Angelina Sondakh memang sudah tepat. Karena sekarang ini Rosa sudah tidak memiliki kepentingan apapun, terhadap pihak manapun sehingga rosa lebih berani dan lugas mengungkapkan siapa lagi yang terlibat dalam perkara tersebut. Pengakuan Rosa berbeda dengan keterangan dua saksi lainnya yaitu Andi Mallarangeng dan Angelina Sondhak, Selain karena status hukum masing-masing, keduanya juga masih memiliki jabatan penting. Sedangkan Rosa dia sudah jadi terpidana, sehingga dia bebas kepentingan dan tak ada beban. Sementara kalau Angelina kan tersangka, apa yang dia sampaikan tentu punya kepentingan untuk pembelaan dirinya sendiri, sementara Andi kan saksi, tentu dia juga tidak ingin tersangkut kasus ini atau menyeret pihak lain.

Kita tunggu saja action berikutnya dari KPK, beranikah KPK menetapkan Andi Mallarangeng sebagai tersangka, kita semua berharap sinyal lebih percaya kepada pernyataan Rosa merupakan indikasi adanya upaya untuk melakukan penyelidikan dan penyelusuran kembali dan di prediksi tinggal menghitung hari untuk segera dapat menuntaskan siapakah calon tersangka berikutnya. Apalagi Rosa sendiri sudah melaporkan dan mengadukan menteri penerima komisi proyek kepada KPK. Nama Menteri pengemis proyek tersebut memang masih di rahasiakan, namun Ahmad Rifai pengacara Rosa, walaupun tidak menyebutkan nama, Rifai memberi petunjuk bawah menteri tersebut adalah salah satu dari menteri yang menjadi saksi di Pengadilan Tipikor pekan ini.

Menteri yang di laporkan itu memang orang pintar dan pro pemerintah, so pasti kalau orang pintar dan pro pemerintah biasanya tidak jujur. Dalam konteks ini kita bicara secara umum walaupun masih banyak juga orang pintar dan pro pemerintah tapi dia jujur.

Berita Lainnya : 
Mantan Hulubalang Istana Merampok Hambalang
Andi Mallarangeng Pamit Dengan Keluarganya
Menteri Satu Ini Memang Pembohong Besar
Dana Olahraga Untuk Prestasi Atau Korupsi
Andi Mallarangeng Ternyata Pengecut
Andi Mallarangeng Pintar Atau Bodoh
Kado Ulang Tahun Andi Mallarangeng
Ramalan Untuk Andi Mallarangeng
Predator Itu Bernama Kemenpora
----------------------------------------------------------------------------------------------------- Terima kasih atas kunjungannya. Bila ada pertanyaan klik : DI SINI - 085710090000
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA
AGUS SUTONDO MEDIA CENTER
MAS TEMPLATE