Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Hantu Bergentayangan Monas Jadi Sepi

Kehadiran sosok hantu di Taman Monumen Nasional ternyata berpengaruh terhadap para pengunjung yang ingin bersantai ria di Monas. Sebagai tempat wisata paling murah meriah di Jakarta, Monas memang menjadi tujuan wisata bagi para orang tua yang ingin mengajak anak-anaknya, bukan hanya sekedar melihat Museum tapi juga bisa melihat pemandangan indah Kota Jakarta dengan menaiki tempat teratas Monas melalui lift. Lebih dari itu Monas juga bisa digunakan untuk tempat bersantai di areal tamannya yang sangat luas, sering terlihat muda-mudi sedang asik pacaran maupun anak-anak yang berlarian di areal taman.

Namun sejak kemunculan sosok hantu laki-laki, taman monas sekarang menjadi sepi, sosok hantu laki-laki itu sering terlihat berjalan tertatih-tatih, seperti orang yang susah jalannya. lalu kepalanya terkulai, seperti tulang lehernya patah. Banyak pengunjung sering melihat sosok hantu tersebut wajahnya sangat pucat, matanya melotot serta lidahnya terjulur keluar berwarna kebiruan. !!! 

Sosok hantu itu adalah setan seorang laki-laki yang pernah di gantung hidup-hidup oleh masyarakat karena ulahnya sendiri yang berkata bahwa bila saya korupsi maka saya siap digantung. Malang tak bisa ditolak ternyata laki-laki tersebut terbukti memang bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sehingga masyarakat menuntut perkataannya harus di buktikan dengan cara di gantung dan disaksikan ribuan masyarakat Jakarta untuk menyaksikan acara penggantungan tersebut. sehingga kematiannya dengan cara digantung benar-benar menggemparkan seluruh masyarakat Indonesia bahkan Dunia internasional.

Sejak kematiannya masyarakat banyak yang takut pergi ke Monas, apalagi ternyata laki-laki yang digantung itu berubah menjadi sosok makhluk halus yang suka bergentayangan di areal Taman Monas. Cerita ini benar atau tidak tergantung apakah orang yang pernah berjanji siap digantung dimonas itu bersalah atau tidak, tetapi kalau ternyata dia terbukti bersalah, maukah dia menepati janjinya untuk di gantung di Monas dan kalau ternyata dia menepati janjinya maka cerita horor tentang Hantu bergentayangan di Monas, bisa juga benar dan bisa juga salah, tergantung dari sudut mana masyarakat memandang.

Sebab terkadang masyarakat kita suka mengkambing hitamkan orang yang meninggal tidak wajar dan pasti akan disangka jadi hantu. Padahal yang namanya sosok gentayangan itu adalah setan atau iblis yang memang tugasnya ingin menyesatkan manusia menuju kearah musyrik, satu hal lagi kalau orang sudah meninggal tetap tidak bisa kemana-mana, tinggal dia mempertanggungjawabkan atas segala perbuatannya di alam kubur. Naudzubillahimindzalik

Berita Lainnya :
Kamar Misterius Ini Membuat Kader PKS Menjerit Histeris
Kisah 8 Istri Eyang Subur dan 8 Cowok Usia Subur
Partai Penguasa Sedang Panik Stress dan Depresi
Partai Demokrat Tidak Lolos Parlemen Treshold
Partai Demokrat Lokomotif Penggembosan KPK
Duet Anas dan Nazar Dibalik Proyek 10 Triliun
* Ketua Umum Partai Demokrat Bebas Pidana
Partai Demokrat Seperti Macan Ompong
Partai Demokrat Ibarat Bis Metromini
Kambing Kami Demokrat Sejati