Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Dibalik Orgasme Kejujuran Angelina Sondakh

Terima kasih atas kunjungannya, Bila teman-teman mempunyai masalah seksual bisa bertanya dengan melihat dan Klik : DI SINI

Khawatir pasangannya berbuat selingkuh ternyata banyak wanita telah memalsukan Orgasmenya, hal ini terungkap ketika Colombus University Amerika Serikat telah melakukan survey dengan melibatkan 453 responden yang semuanya dari kaum wanita, hasil dari survey itu di temukan bahwa 54 persen wanita mengaku telah memalsukan orgasme, hasil survey selanjutnya menunjukan bahwa wanita yang berpikir pasangannya kemungkinan berpotensi untuk berpaling cenderung lebih sering memalsukan orgasme.

Kecenderungan wanita memalsukan orgasme adalah karena khawatir pasangannya berbuat selingkuh, walaupun merasa tidak puas dengan pasangannya, dia berpura-pura melakukan orgasme hanya untuk menyenangkan pasangannya. maka tertundanya orgasme ini tentunya akan berakibat fatal bila tidak di atasi segera, sebab orgasme adalah wujud kepuasan batin dari seorang wanita. Karena itu salah satu kebutuhan maka wajar saja banyak wanita yang menginginkannya.

Lalu apa kaitannya sebuah orgasme kejujuran yang tertunda dengan pengakuan Angelina ? sepertinya terlalu naif bila pengakuan Angelina di samakan dengan orgasme kejujuran yang tertunda, sabar dulu, pengakuan ini bisa di artikan dalam konteks sebuah kejujuran yang belum terungkap, kalau hasil survey saja sudah menyatakan banyak wanita memalsukan orgasme hanya untuk memuaskan pasangannya, takut pasangannya selingkuh. Maka orgasme kejujuran versi Angelina juga terkait dengan kepuasan pihak tertentu. Karena di duga adanya pihak-pihak tertentu yang menekan dan melindungi Angelina sehingga kebohongan Angelina diduga bukan murni atas keinginannya. Kalau ini ternukti benar, berarti ada kekuatan besar yang menyitir di balik kebohongannya itu.

Pengakuan Angelina adalah Orgasme Kejujuran yang Tertunda

Angelina diduga sengaja menciptakan orgasme kejujuran yang tertunda sama seperti seorang wanita yang berpura-pura orgasme. karena terlalu besar resikonya bila Angelina harus mengungkapkan kebenaran yang ada, sama resikonya bila wanita harus berterus terang untuk mengatakan ketidak jujurannya ini pada pasangannya. Terkait masalah kejujuran, mungkinkah di duga telah terjadi sebuah kesepakatan di balik layar dan Angelina mau tidak mau harus menerima kesepakatan itu. lalu apa artinya kesepakatan itu bila akhirnya angelina sendiri sekarang sudah menjadi korban dengan telah di tetapkannya oleh KPK sebagai tersangka kasus suap wisma atlet.

Sama seperti seorang wanita yang pura-pura memalsukan orgasme bila faktanya kekhawatiran agar pasangannya tidak selingkuh ternyata malah pasangannya mengkhianatinya. Maka mau tidak mau suatu saat nanti, wanita atau pun seorang Angelina yang di khianati akan menunjukkan bahwa benar selama ini dia memang tidak pernah jujur.

Melihat cerita di atas, penulis sangat yakin bahwa suatu sa’at nanti pengakuan itu akan terjawab, entah ketika Angelina sedang di sidang sebagai terdakwa, atau ketika sudah di vonis oleh pengadilan bahkan ketika dirinya sudah di nyatakan bersalah, karena sepanjang sejarah kalau sebuah kasus yang sudah menyentuh lingkaran kekuasaan, fakta-fakta kebohongan pasti akan terungkap di kemudian hari. semua tergantung seorang Angelina, beranikah dia mengatakan di awal dan bukan di akhir cerita.

Berita Lainnya : 
* Angelina Sondakh Janda Kaya Yang Haus dan Kesepian
Persiapan Malam Jumat Buat Angelina Didalam Penjara
Tangisan Angelina Ketika Jadi Pengantin
Kado Valentine Untuk Angelina Sondakh
Angelina Sondakh Bebas Dari Begituan
Surat Cinta Pertama Untuk Angelina
Angelina Sondakh Mencari Suami
Dibalik Usia Pernikahan Angelina
Angelina Hamil Sebelum Nikah