Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Aliansi Metro Melawan Topeng Restorasi

Siapa yang tidak kenal Surya Paloh, Bos Metro TV yang juga pendiri Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang tengah gencar menggaungkan slogan Restorasi Indonesia. saat ini Metro TV sedang dilanda masalah akibat pemecatan terhadap Luviana salah satu Jurnalis Metro TV, Luviana telah dibebaskan dari tugasnya setelah 10 tahun bekerja sebagai Asisten Produser. Dia dibebaskan dari pekerjaannya oleh manajemen Metro TV akibat aktivitas nya untuk membentuk serikat pekerja.

Setelah dibebaskan dari tugasnya, Luviana berusaha mencoba dengan segala cara untuk melakukan negosiasi dengan manajemen Metro TV, Namun, negosiasi tidak berhasil, karena manajemen dan redaksi Metro TV tetap menyatakan tidak ada masalah dalam kasus ini. lebih buruk lagi, pada tanggal 11 April 2012, pengelolaan Metro TV menginstruksikan Kepada kepala keamanan mereka untuk melarang Luviana serta mengusirnya ketika ingin memasuki gedung kantor, Ketika ditanya mengapa mengusir Luviana, para satpam menjawab disuruh oleh manajemen Metro TV.

Terdorong oleh solidaritas kasus pemecatan terhadap Luviana maka puluhan Serikat Buruh yang tergabung dalam Aliansi Melawan Topeng Restorasi (Aliansi Metro). melakukan aksi damai unjuk rasa kekantor Metro TV, Aksi damai di depan kantor Media Group di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu digelar sebagai wujud solidaritas sesama buruh yang mempertanyakan alasan pihak manajemen memecat Luviana. Padahal, Luviana hanya menuntut perbaikan upah dengan mendirikan serikat pekerja di perusahaan pimpinan Surya Paloh tersebut.

Aliansi Metro menilai bahwa Perlakuan yang dialami Luviana mencerminkan betapa rendahnya penghargaan manajemen Metro TV terhadap pelembagaan nilai-nilai hak asasi manusia. Menjadi sangat ironis mengingat Surya Paloh, selaku pemilik MetroTV, selalu gencar mengkampanyekan perubahan Indonesia yang lebih baik melalui gerakan restorasi ? Sementara di saat bersamaan, praktik penindasan, kriminalisasi dan perlakuan sewenang-wenang tumbuh subur di perusahaannya.

Sementara itu, Kustiah, Koordinator Divisi Serikat Pekerja Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menyoroti penggunaan frekuensi yang digunakan Metro TV sebagai alat kampanye politik Surya Paloh dan Partai Nasional Demokrat bentukannya. “Ingat, kalian menggunakan frekuensi yang adalah milik publik, digunakan untuk berkoar-koar dengan jargon restorasi, tapi nyatanya berbuat sewenang-wenang terhadap karyawannya, Kustiah juga menyatakan, sikap manajemen Metro TV tidak sesuai dengan Konstitusi Negara yang menjamin hak setiap warga negara untuk berserikat dan berkumpul. "Sikap Manajemen Metro TV itu sangat mirip dengan nilai-nilai Orde Baru yang Anti Demokrasi," kata Kustiah. Aliansi meminta manajemen Metro TV segera mempekerjakan kembali Luviana sebagai wartawan Metro TV.

Sampai saat ini, ada 44 organisasi yang tergabung dalam Aliansi Metro, dan jumlahnya akan terus bertambah. Berikut daftar organisasi dalam Aliansi Metro :

- AJI Jakarta
- AJI Indonesia
- Kontras
- FPPI-Front Perjuangan Pemuda Indonesia
- INFID
- Salud
- Komunitas Kedai Kopi Bhinneka
- Migrant Care
- Kapal Perempuan
- KePPak PEREMPUAN
- PBHI Jakarta
- Jurnal Perempuan
- Inspirasi Indonesia
- FMKJ forum Masyarakat Kota Jakarta
- Aliansi Petani Indonesia
- Somasi (Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi)
- LBH Pers
- DPP Konfederasi Serikat Nasional
- LBH Jakarta
- AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara)
- Federasi SP Media Independen
- Sekar Indosiar
- FKI KSPSI Bekasi
- Serikat Pekerja KBR 68H
- KASBI
- SRMI
- FSNN (Federasi Serikat Nelayan Nusantara)
- SPSI
- Barisan Perempuan Indonesia
- SMI Jakarta
- LPM Media Kampus
- FPBJ Forum Perjuangan Buruh Jakarta
- SBTPI (Serikat Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia)
- Poros Wartawan Jakarta (PWJ)
- SEKBER BURUH
- ALWARI (Aliansi Wartawan Radio Indonesia)
- PAWANG (Paguyuban Warga Anti Penggusuran)
- HPNS (Himpunan Petani dan Nelayan Sukabumi)
- Perempuan Mahardika
- Jaringan Pro Demokrasi
- Jakarta Street Lawyer
- APHI
- ANBTI (Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika)
- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI)

Sumber : 
http://www.ajiindonesia.or.id
http://www.tempo.co
http://dukungluviana.wordpress.com

Berita Lainnya :