Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Peran Intelijen Indonesia Antisipasi Kudeta

Berhembusnya isu penggulingan Presiden SBY karena adanya laporan dari intelijen membuat saya tertarik untuk mengetahui sampai sejauh mana peran intelijen di Negara kita ini, konon intelijen kita ini memang patut di banggakan sebab dalam hal menerapkan kerahasian tugas, Intelijen Indonesia lah yang menerapkannya pada level yang paling ketat di banding negara-negara lain.

Misalkan Negara Inggris yang terkenal dengan agen MI6. Namun keberadaan Agen MI6 yang satu tidak mengetahui apa yang di kerjakan oleh agen MI6 lainnya.

Begitu juga di Israel, Agen Mossad yang satu tidak mengetahui apa yang di kerjakan rekannya dari Agen Mossad yang lain.

Lain lagi di Amerika, agen CIA bahkan tidak tahu apa yang di kerjakan sesama agen di sebelahnya.

Ternyata semua itu belum apa-apa di bandingkan dengan Intelijen dari indonesia. Di sini seorang intelijen justru tidak tahu apa yang harus dia kerjakan he he he itulah kondisi intelijen kita yang sangat membanggakan.

Akhirnya karena jarang ada yang dikerjakan, Intelijen kita sering cari kerjaan sampingan atau mendapat order dari pihak-pihak yang ingin menyelidiki suatu kasus, berikut kisahnya :

Nyonya Santi setahun belakangan ini uring-uringan. Ini lantaran suaminya beristri lagi dan hari-hari sang suami senantiasa di habiskan di rumah istri mudanya. Sengaja Nyonya Santi tidak minta cerai karena dia optimis bahwa suaminya bakal bisa dia rebut kembali dari cengkeraman istri muda. Berbagai upaya pun dilakukan Nyonya Santi untuk mendapatkan kembali mutiaranya yang hilang. Usahanya antara lain dengan menyewa Intelijen atau mata-mata untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang kehidupan suaminya dengan sang istri muda, termasuk informasi rahasia ranjang mereka, kenapa sang suami sampai lengket betul dengan istri muda.

Akhirnya setelah mendapat tugas dari nyonya Santi, sang Intelijen berusaha melakukan Penyelidikan. Tak lama setelah selidik punya selidik, si Intelijen atau mata-mata berhasil mendapatkan informasi yang sangat akurat tentang mengapa suami Nonya Santi begitu betah di kamar tidur istri mudanya.

Rupanya, dalam setiap kali ritual hubungan biologis, si istri muda selalu mengawalinya dengan permainan yang mereka biasa sebut American Breakfast. Konkretnya, si istri muda menyediakan tubuh polosnya seperti sepotong roti dan di meja samping tempat tidur selalu tersedia berbagai jenis selai (ada selai nanas, selai srikaya, selai strawberi) dan juga messes coklat.

Selanjutnya, sang suami tinggal menikmati “rotinya” dengan pilihan rasa sesuai selera pada hari itu. Silakan Hero-ku kau mau sarapan roti dengan rasa apa, tinggal pilih saja,” begitu rayu si istri muda. Jika pas sedang pingin rasa nanas, sang suami akan mengoleskan selai nanas di atas “roti” dan melahapnya habis-habisan. Di hari lain, sang suami pingin “roti” dengan selai srikaya bertabur messes, dan seterusnya.

Mendengar laporan dari Intelijennya, Nyonya Santi pun tidak mau kalah set. Dia sadar usianya sudah tidak muda lagi, namun rasa optimisnya mengalahkan kesadaran akan usia dan bentuk tubuhnya. Di belinya berbagai macam selai dan messes di supermarket dan di tatanya dengan rapi di kamar tidur. Pas jadwal suaminya pulang ke sarang lama, Nyonya Santi pun segera mempersiapkan dirinya. Di lucutinya segala jenis pakaiannya dan jadilah dia sepotong “roti” di tempat tidur.

Begitu suaminya masuk kamar, Nyonya Santi pun membuka acara “sarapan” dengan berkata ”Silakan sayangku, kau mau sarapan roti dengan model dan rasa apa, tinggal pilih saja.”

“Well” jawab suami, “hari ini kayaknya aku ingin roti itu di panggang saja!” he he he

Berita Lainnya :