Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Pak Dahlan Iskan, Tolong Naikkan Gaji Saya

Pak Dahlan Iskan adalah atasan saya di kantor, beliau figur pimpinan yang sangat peduli pada bawahannya, banyak karyawan kantor suka dengan penampilan Pak Dahlan Iskan yang tetap sederhana dan bijaksana walaupun posisinya sebagai pemilik perusahaan.

Karena pembawaan beliau yang suka menampung aspirasi karyawannya, maka saya memberanikan diri untuk menyampaikan aspirasi kaitan dengan kesejahteraan karyawan.

Setelah menghadap dan bertemu di ruangannya, saya langsung menyampaikan agar Pak Dahlan mau menaikan gaji saya, sekarang juga.

Mendengar penyampaian saya tentang kenaikan gaji, Pak Dahlan kaget dan bertanya, “Apa alasannya ?” tanya Pak dahlan dengan tetap tersenyum memandangku.

“Perlu Bapak ketahui, sekarang ini sudah ada lima perusahaan besar dan bonafid yang sedang mengejar-ngejar saya. !!!!

Kali ini Pak Dahlan sempat kaget dan menatapku lebih tajam. Dengan penasaran dia bertanya, “Oh, ya ? Perusahaan apa saja itu, tanyanya dengan nada cemas ? “Citibank, PAM, PLN, TELKOM, dan terakhir BTN.” Jawabku dengan tegas.

Saudara Agus, kamu itu karyawan terbaik di perusahaan ini, kalau alasan kamu hanya ingin kenaikan gaji, memang gaji yang telah di berikan Perusahaan tidak cukup untuk kehidupan kamu. Tolong sebutkan alasan yang lain kata Pak Dahlan sambil tetap menatapku dengan tajam.

Akhirnya aku berterus terang…….maaf pak, Perusahaan yang saya sebutkan tadi memang sedang mengejar-ngejar saya, karena saya belum bayar tunggakan kartu kredit, belum bayar listrik, telpon, Air dan tunggakan cicilan rumah he he he soalnya gaji saya 2 bulan ini habis buat nyunatin anak saya he he he

Pak Dahlan akhirnya tertawa ha ha ha

Maaf ya pak saya cuma canda……semoga sukses dan sehat selalu……amin

Berita lainnya :