Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Banyak Anggota DPR Kena “AIDS”

Ternyata wabah penyakit Aids sudah menggurita di semua strata kehidupan sosial masyarakat kita, penyakit ini tidak pandang bulu bisa menimpa siapa saja dan di mana saja. Penyakit yang menyerang kekebalan tubuh manusia ini parahnya sampai sekarang belum ada obatnya.

Karena dianggap penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan korban jiwa, maka banyak istilah-istilah yang muncul dari singkatan Aids itu sendiri. Padahal sebenarnya Aids itu singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang artinya adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV.

Ada juga yang menyebut Aids itu singkatan dari “Akibat Intim Dengan Sejenis”. Arti singkatan tersebut tak lepas dari perilaku seksual yang menyimpang dan di duga sebagai faktor awal penyebab utama penyebaran Virus HIV/Aids.

Di samping itu ada juga singkatan lain yang lebih ngetren belakangan ini yaitu “Akibat Intim Dengan Suap” istilah ini muncul akibat begitu banyaknya kasus suap yang melanda negeri ini. Mulai dari kasus suap yang di lakukan oleh mafia kasus atau markus, kasus suap wisma atlet, kasus suap cek pelawat, kasus suap perpajakan dan banyak lagi kasus suap yang lainnya.

Parahnya “Akibat Intim Dengan Suap”, juga telah melanda sebagian anggota DPR RI, lihat saja kasus suap wisma atlet, kasus suap cek pelawat, semua di dominasi oleh anggota DPR, belum lagi temuan terbaru PPATK terkait dugaan 2000-an transaksi mencurigakan rekening anggota DPR. Mau di bawa kemana negeri ini bila kelakuan Wakil Rakyat kita seperti itu.

Ironisnya Aids versi anggota DPR ini hampir sama persis dengan Aids sesungguhnya yaitu sama-sama telah kehilangan kekebalan tubuh, hanya bedanya Aids versi DPR ini bukan hanya kehilangan kekebalan tubuh tapi mereka juga telah kehilangan rasa malu, pelupa, tidak tahu dan tidak mengerti. Sehingga penyakit Aids versi DPR ini sebenarnya lebih berbahaya dari pada penyakit Aids sesungguhnya.

Akibat intim dengan suap yang mereka lakukan tentu berdampak kepada kerugian keuangan Negara yang sangat besar. seharusnya uang tersebut bisa di pergunakan untuk kepentingan masyarakat, tapi justru uang tersebut mampir kekantong pribadi Anggota DPR dan kelompoknya.

Jelas dalam hal ini masyarakat yang menjadi korban, akibatnya banyak kita dengar masyarakat yang kelaparan, bunuh diri, putus sekolah, hingga ada juga yang akhirnya jadi PSK, jadi tunawisma, jadi maling, semua itu terjadi dampak dari kelakuan Wakil Rakyatnya yang sudah terkena Virus “AKIBAT INTIM DENGAN SUAP” konon penyakit kronis anggota DPR ini juga tidak ada obatnya.

Berita lainnya :