Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Oknum Pejabat Banten Biadab Telah Mencoreng Indonesia

Jembat Maut di Banten
Berharap akan adanya perubahan, Banten akhirnya resmi memisahkan diri dari Propinsi Jawa Barat pada tanggal 17 Oktober 2000, Sudah berubahkah Propinsi Banten sa’at ini ? Dari mulai Gubernur pertama Propinsi Banten Joko Munandar yang akhirnya di copot jabatannya karena terkait kasus korupsi, maka di tunjuklah Ratu Atut Chosiyah Wakil Gubernur Banten sebagai Pelaksana tugas Gubernur Banten, sebagai pelaksana tugas Ratu Atut mendapat tugas untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tahun 2006.

Akhirnya Pilkada 2006 terlaksana, hingga pada tanggal 6 Desember 2006 Komisi Pemilihan Umum Propinsi Banten menetapkan Ratu Atut Chosiyah dan Mohammad Masduki sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi Banten 2006 s/d 2011. Pada pencalonannya yang kedua tahun 2011 Ratu Atut Chosiyah tampil kembali bersama Rano Karno dengan di dukung oleh koalisi besar dengan slogan “Koalisi Bersama teruskan Pembangunan Banten“ dengan congkaknya mereka berkata bahwa ini menjadi sejarah bagi perpolitikan di Banten sebagai koalisi terbesar sepanjang sejarah.

Tapi apa yang terjadi kemudian dengan Propinsi Banten, Dunia Maya Indonesia dan Internasional geger dengan adanya pernyataan kapten kesebelasan liga inggris Manchester City bernama Vincent Kompany yang mengatakan “anak-anak Indonesia mengambil resiko dengan hidupnya saat meniti jembatan menuju sekolah” tulis kompany di akun twitternya @VincentKompany, pernyataan Kompany ini di ketahui lantaran memang foto jembatan di Kabupaten lebak Propinsi Banten itu telah beredar di situs berita mancanegara.

Malah Koran Inggris Daily Mail memberitakan perjuangan anak-anak sekolah menyeberangi jembatan gantung seperti aksi sebuah film berjudul Indiana Jones, malah aksi anak-anak sekolah ini lebih berbahaya daripada aksi layar lebar Indiana jones, anak sekolah dan warga Desa Sanghiang, Lebak, Banten melakukannya setiap hari di dunia nyata, tanpa tali penolong maupun peran pengganti……benar-benar miris.

Popularitas Jembatan Gantung yang hampir ambruk akibat luapan sungai Ciberang di Lebak, Banten, benar-benar mendunia. Setelah kapten klub sepakbola Manchester City, Vincent Kompany mengeritik kondisi jembatan tersebut lewat jejaring sosial twitter, kini giliran warga di Austria angkat bicara. itu terjadi setelah salah satu surat kabar dengan oplah terbesar di negara berpenduduk 8.4 juta jiwa tersebut menerbitkan gambar miris kondisi jembatan tersebut dengan judul "Perjalanan Paling Berbahaya di Dunia", anak-anak Indonesia sempat dijuluki anak-anak pemberani.

Melihat fakta yang memalukan Indonesia di dunia Internasional ini, lalu apa artinya slogan congkak “Koalisi Bersama teruskan Pembangunan Banten“ namun yang lebih konyol dan memalukan adalah tingkah laku oknum DPRD Propinsi Banten yang memfasilitasi diri dengan Fasilitas Ruang Karaoke bagi Anggota DPRD, sangat ironis dan tidak mencerminkan kepedulian kepada rakyat, oknum DPRD Propinsi Banten telah mempertontonkan kepada publik sebuah aksi kemewahan di balik penderitaan rakyat………benar-benar biadab

Kemana hati nurani para Oknum Pejabat Propinsi Banten, apa yang sudah kalian lakukan selama ini, melihat fakta yang memalukan Indonesia di dunia Internasional ini, apakah kalian masih tetap akan bangga dengan slogan omong kosong itu. Ungkapan kata yang pantas di berikan kepada anda adalah sebagai “PECUNDANG” tolong tengok foto-foto ini, apakah anda masih punya hati nurani ?

Berita Lainnya