Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Hari Perselingkuhan Nasional

Kegiatan kantor pemerintah atau swasta cenderung setiap hari jumat tidak sepadat hari-hari biasa, karena tidak begitu padat kegiatan, kesempatan ini banyak di pergunakan oleh para karyawan kantor untuk berleha-leha, paling-paling waktunya di habiskan main game atau buka internet di komputer, atau kalau gak suka duduk di komputer, waktu leha-lehanya bisa di pergunakan jalan-jalan kepusat perbelanjaan.

Nah, yang bahaya adalah bagi yang punya selingkuhan, so pasti waktu leha-lehanya di pergunakan untuk bisa bertemu dengan pasangan selingkuhnya. Terkadang bagi yang sudah nekat, waktu senggang ini bisa di pergunakan untuk memadu kasih, pergi berdua ke sebuah hotel atau losmen. Masalah waktunya bisa di atur dan di siasati sesuai kebutuhan pasangan selingkuh ini. Ada yang habis berkencan balik lagi kekantor atau tidak balik lagi kekantor

Kita bisa lihat fakta ini, karena hampir semua hotel dan losmen tiap hari jumat pasti penuh. tarif dan waktu nya pun bervariasi, ada yang jam-jaman atau istilah kerennya short time, ada juga yang tetap memberlakukan tarif sehari, tergantung kebijakan pihak hotel dan losmen. Kalau pasangan selingkuh ini ngambil waktu satu hari tapi tidak full, biasanya hanya pasangan prianya saja yang pulangnya belakangan, pasangan wanita biasanya lebih riskan untuk sampai satu hari, kecuali ada faktor lain


Sore hari sang wanita biasanya pulang sendirian tinggal sang prianya menyusul pulang di malam hari, dalam kasus ini lebih banyak terjadi di kota-kota besar yang tingkat kepadatan lalu lintasnya tinggi. Daripada mereka terjebak macet, mendingan memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk berleha-leha dulu di kamar hotel atau losmen, malam hari baru mereka pulang.

Banyaknya kasus perselingkuhan pada hari jumat, ternyata sampai ada istilah popular yaitu jumat selingkuh atau hari perselingkuhan nasional, istilah ini bahkan sudah bukan rahasia umum lagi. Buktinya setiap hari jumat, banyak pasangan selingkuh ini terjaring oleh razia Satpol PP, sayang kegiatannya razia Satpol PP ini anget-anget tai ayam tidak rutin di lakukan, pokoknya kalau Satpol PP mau rajin untuk melakukan razia tiap hari jumat, so pasti pasti banyak yang terjaring, kayaknya sih, razia ini bagusnya tiap hari biar pasangan selingkuh ini tidak berselingkuh ria di hotel maupun losmen.

Terus kalau dilakukan tiap hari apakah ada jaminan, tidak ada yang berselingkuh, jawabannya tentu tidak, mengurangi mungkin iya, tapi itu pun bagi pasangan selingkuh yang modalnya cuma pas-pasan. Namun bagi pasangan selingkuh yang modalnya gede, tentu tidak akan ada masalah, banyak jalan menuju roma.

Siasat yang banyak membutuhkan modal gede itu ternyata sangat luar biasa, umumnya pasangan selingkuh ini di samping modalnya gede, jabatannya pun di kantor lumayan bagus. trik pasangan selingkuh ini, mereka pergi keluar kota dengan mempergunakan pesawat terbang. Dia pilih kota yang sedikit banyak kelonggaran dari razia-razia, umumnya tujuan mereka adalah kota-kota wisata yang jarang di lakukan razia.

Ada yang pergi ke bali, ke batam maupun kota-kota wisata lainnya. Mereka berangkat setelah apel kantor atau di niatkan untuk bolos masuk kantor, ini pun mereka lakukan pada hari jumat. Berangkat pagi hari pulangnya sore hari, benar-benar parah, mereka mau melakukan itu hanya untuk bisa memadu kasih dengan pasangan selingkuhnya. Jadi wajar saja kalau tiap hari jumat, aktifitas perselingkuhan meningkat he he he semoga info ini berguna.

Berita Lainnya :
Kamar Misterius ini Membuat Kader PKS Menjerit Histeris
Kisah 8 Istri Eyang Subur dan 8 Cowok Usia Subur
Kurma Paling Mahal Sedunia Adanya di Indonesia
Dibalik Orgasme Kejujuran Angelina Sondakh
Gigolo Muda dan Wanita Malam Pulau Batam
Demi Perselingkuhan Memalsukan Orgasme
Persamaan Pemerintah dan Celana Dalam
Hukuman Liar Bagi Pemerkosa di Penjara
Nahrowi Ketahuan Sedang Making Love
Dibalik Goyangan Wanita