Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Rindu Masuk Penjara

Terpaksa atau memaksakan diri adalah sebuah ungkapan kata tidak berdaya untuk tetap bertahan dengan keinginannya atau pasrah terhadap keadaan yang menerpanya. Sehingga mendorongnya untuk tetap melakukannya walaupun kata batinnya mengatakan tidak. Dalam konteks ini rindu masuk penjara atau rindu masuk lembaga pemasyarakatan bisa menjadi gambaran bahwa kondisi nyata yang di hadapi setelah keluar dari penjara di luar kesanggupannya untuk tetap bertahan hidup atau ada sesuatu yang membuatnya lebih merasa nyaman di dalam penjara daripada di luar sana.

Rindu masuk penjara, wah masa sih orang bisa rindu masuk penjara lagi, padahal orang tahu bahwa Penjara adalah tempat berkumpulnya manusia-manusia kriminal dengan latar belakang kasus yang berbeda. Lalu apa yang di rindukannya, kalau orang-orang yang di dalam penjara saja ingin segera keluar dari sana. Dan apa yang di harapkannya di sana ? hidup terkekang, serba terbatas, makan dan minum seadanya, bahkan untuk tidur pun mesti ramai-ramai bagaikan tumpukan ikan teri. Itu pendapat umum, namun bagi yang pernah merasakan dan tahu persis kondisi di dalam penjara tentu akan berkata lain.

Ah….aku ingin balik lagi kepenjara, di sana enak, makan di jamin, tidur ada yang jagain, untuk kebutuhan lain……ah itu mah bisa diatur yang penting ada uang kita bisa di sayang dan di perhatikan, namun bagaimana kalau tidak ada uang, hanya dengan otot dan mental yang kuat juga bisa menjadi modal di dalam penjara, karena orang-orang seperti ini juga bisa di butuhkan oleh petugas penjara. fakta ini bukan sekedar isapan jempol. Kita bisa lihat berbagai komentar miring tentang mewahnya fasilitas penjara bagi para koruptor-koruptor, fasiltas kamarnya bagaikan hotel berbintang, pokoknya apa yang dia mau bisa tersedia dengan cepat namun dengan catatan dia mampu membayarnya atau melalui pendekatan lain. Hingga kesan seram penjara buat mereka sudah tidak ada lagi.

Lalu bagaimana dengan narapidana-narapidana lain, setali tiga uang tetap tidak ada perbedaan sepanjang merekapun mampu untuk membayarnya. Ini terlihat dari begitu maraknya peredaran narkoba di dalam penjara, leluasanya mereka bergerak melakukan bisnis itu, bohong kalau tidak ada yang memfasilitasi dan maaf bisnis narkoba di dalam penjara sangat menguntungkan baik di lakukan oleh pemain besar maupun kecil, rasa aman mungkin menjadi pemikiran yang lebih utama ketimbang mereka berbisnis narkoba di luar penjara.

Orang-orang inilah yang berpikiran, ternyata di dalam penjara lebih enak dan nyaman daripada di luar sana, apalagi bagi orang yang tidak punya sanak saudara atau malu untuk kembali kekampung halamannya, atau yang tidak mempunyai keahlian untuk mendapatkan pekerjaan. Sudah barang tentu berbagai cara dia lakukan agar bisa kembali ketempat yang membuatnya aman tersebut. lah…..kok bisa ? sudah pasti bisa, gampang kok kalau mau masuk penjara lagi, lakukan saja tindakan kriminal…..so pasti anda akan bisa menikmati penjara lagi, bagi orang-orang yang sudah tahu dan paham seluk beluk penjara, tidak masalah mau di tempatkan di penjara manapun tetap mereka bisa melakukannya.

Fenomena ini tentu harus disikap dengan bijak oleh para pemangku kebijakan yang mengurusi para narapidana ini, Apa kah ada yang salah dengan sistem yang sudah di terapkan di dalam penjara, apakah salah dalam pembinaannya, karena tempat kawah candradimukanya para pelaku kriminal ini sudah bukan lagi sebagai tempat untuk mendidik orang menjadi sadar dan berguna bagi masyarakat setelah mereka menghirup udara bebas namun faktanya terkadang bisa menjadi tempat pendidikan naik tingkat atau naik peringkat. Contohnya ketika awal masuk penjara dengan kasus kriminal kelas teri namun setelah keluar penjara dia malah naik peringkat statusnya menjadi kriminal yang lebih besar. Hal itu bisa terjadi karena mereka bisa belajar dari para kriminal-kriminal besar di dalam penjara dan fakta ini tidak bisa dipungkiri.

Syair lagu pengayoman ini, aku anak pendidikan mengucapkan terima kasih, merasakan pengayoman dengan cinta tulus kasih, aku anak pendidikan berjuang dalam negeri, aku akan menikmati matahari kan bersinar. Sepenggal lagu anak-anak narapidana itu lah yang harus menjadi cermin bahwa mereka harus menjadi orang yang berguna setelah keluar dari dalam penjara bukannya Rindu masuk penjara lagi.

Berita Lainnya : 
Satu Lagi Kader PKS Tertangkap Lihat Situs Porno
Ibukota Jakarta Tidak Jadi Pindah
Kenapa Program e-KTP Diganti Lagi
Wanita Penyebab Banjir di Jakarta
Maskapai Penerbangan Air Mancur
Rahasia Sukses Orang Terkaya di Indonesia
Melanggar Rambu Lalu-Lintas Tidak di Hukum
Balonku Ada Lima
Hati-Hati Sekolah di Pulau Jawa
Hukuman Liar Bagi Pemerkosa di Penjara