Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Surat Cinta Untuk Gita Nafeeza

Dear Gita Nafeeza,

Sejak pertama kali kemunculanmu di MetroTV, aku langsung jatuh hati padamu. Betapa tidak ? Wajahmu mengingatkanku pada wajah yang selalu hadir dalam mimpi-mimpi tiada akhirku. Seperti dejavu rasanya ketika aku menyaksikan kamu hadir membawa acara di Metro TV, Ketika aku perhatikan, aku sangat terkejut. Kau adalah bayangan yang selama ini mengganggu tidurku.

Bagaimana mungkin Engkau bisa hadir dalam mimpi-mimpiku sedang aku tidak pernah bertemu denganmu ?

Oh…..Gita , aku rasa Tuhan telah memberi jalan kepadaku melalui MetroTV. Wajah ayu yang selama ini hadir dalam mimpiku kuanggap sebagai bunga tidur biasa, bukan bunga tidur yang memiliki pesan ilahi. Nyatanya, sosok dalam mimpiku itu ada di dunia nyata dan itu adalah Engkau Gita Nafeeza !

Selama ini aku selalu gelisah. Walaupun hanya hadir dalam impian, aku sudah mulai mencintaimu. Dalam mimpi-mimpiku Kau tidak menggodaku. Wajahmu pun tidak mencerminkan bahwa Kau adalah wanita penggoda. Namun, justru karena itulah aku jatuh cinta padamu. Kau begitu anggun.

Aku ingat ketika dalam sebuah mimpiku Kau mengenakan gaun berwarna putih seperti yang pernah dikenakan mamaku waktu menikah dengan papa. Kau kelihatan berseri-seri. Wajahmu bercahaya laksana bidadari surga. Kau tampak lebih cantik dari Nenekku waktu menikah dulu dengan Kakekku yang fotonya selalu lekat kupandangi. Foto itu ada di dinding ruang tamu rumah papa dan mamaku.

Gita, maafkan aku apabila langsung mengatakan cintaku padamu. Aku tidak pernah menyatakan cinta sebelum ini sehingga aku tidak tahu bagaimana harus menyatakannya kecualii mengatakannya langsung kepadamu melalui surat ini.

Aku berharap kita dapat bertemu supaya Kau bisa menangkap getar-getar kemurnian cintaku padamu.

Gita, ijinkan aku untuk menemuimu. Kali ini bukan di dalam mimpi melainkan di dunia nyata. Aku mencintaimu.

Salam Tumaritis

Berita lainnya :