Pemasaran Politik dan Pemasaran Digital

Sekarang Aku Makin Tampan

Tahukah engkau, aku makin Tampan hari ini. sungguh, aku makin Tampan, Lebih Tampan dari kemarin, dari kemarinnya lagi dan dari kemarin-kemarinnya lagi. Coba lihat, dahiku tidak berkerut oleh pikiran dan kepedihan seperti beberapa hari yang lalu, bibirku tidak mengerucut oleh kejengkelan dan kemarahan seperti kemarin.

Mukaku tidak lagi tertekuk penuh beban dan BeTe-an seperti waktu-waktu yang lewat, tubuhku tidak lagi lesu karena keputus asaan dan kehilangan harapan. sungguh, aku makin Tampan hari ini, coba perhatikan, mataku bersinar-sinar oleh kegembiraan, bibirku merekah lebar oleh senyum ketulusan, pipiku merona merah oleh semangat pengharapan, urat-urat wajahku santai memancarkan aura kepasrahan dan semuanya menjadikan wajahku berseri-seri. Sungguh, Tampannya aku hari ini !

Sudah sepekan aku banyak tertawa, menari dan menyanyi, menikmati hidup ini dan tidak membiarkan permasalahan mempengaruhi suasana hati. Ah, Tampannya diriku karenanya. Sudah sepekan aku berusaha banyak menyapa dan memaafkan semua saudara dan itu telah membuatku lebih Tampan hari ini, sudah seminggu aku berusaha lebih banyak berderma pada sesama, kini aku merasakan Tampan sebagai balasannya dan sudah seperempat bulan aku berusaha lebih mensyukuri setiap karunia Ilahi dan kini kurasakan Allah menambahi nikmat itu dengan menjadikanku Tampan sekali. Bahagianya aku karenanya dan bahagia itu, kurasakan kian membuatku Tampan saja.

Ada kalanya kita membenci diri kita sendiri, adakalanya kita tidak menyukai apa yang kita lakukan, ada kalanya kita melakukan kesalahan, ada kalanya kita terpuruk dalam kepedihan, ada kalanya kita tenggelam dalam kesedihan, ada kalanya kita tak mengerti mengapa hidup berjalan tidak seperti yang kita bayangkan, ada kalanya perjalanan menjadi demikian berat kita rasakan. Hingga sikap kita pun terbawa oleh perasaan. Hingga kita mengambil langkah tanpa pertimbangan. Tindakan yang dilakukan pun merupakan reaksi spontan. Akibatnya yang tertinggal kemudian hanya penyesalan dan keterpurukan yang semakin dalam.

Dan tahukah dikau ? Semua itu akan menyebabkan penampilan dan tampang kita menjadi makin buruk saja. Maka berbahagialah ketika kita bisa melewati masa-masa seperti itu dengan elegan. Saat kita bisa menahan diri terhadapa sesuatu yang sangat kita inginkan. Saat kita bisa menghadapi segala permasalahan dengan tenang.

Saat kita berhasil menaklukkan musibah dan hambatan penyebab kesedihan. "HIDUP TIDAK LAH BERJALAN"

Berita Lainnya :